"Tim yang kuat harus punya dua sampai tiga pemain berkualitas di tiap posisi, yang bisa bersaing secara sehat. Kami mencari kombinasi antara kecepatan dan keunggulan dalam duel udara."
Nah, sekarang masa adaptasi.
Memanfaatkan jeda kompetisi, Tavares langsung tancap gas. Latihan fisik tentu saja, tapi yang lebih penting adalah serangkaian laga uji coba yang sudah dijadwalkan. Agenda ini krusial banget.
Selain untuk mempercepat adaptasi pemain baru, uji coba juga jadi momen untuk membangun chemistry. Harapannya, trio baru ini bisa langsung "nyetel" begitu laga perdana putaran kedua dimulai.
"Kami harus kerja keras karena ada pemain baru yang datang," tambah pelatih asal Portugal itu.
"Mengenal karakteristik mereka di lapangan adalah prioritas kami saat ini. Semua ini agar ruang ganti kami semakin kuat."
Ambisi Persebaya di paruh kedua musim ini jelas.
Perombakan di lini depan ini adalah sinyal kuat. Bajul Ijo nggak mau cuma jadi penghias papan atas klasemen. Mereka ingin lebih.
Dengan statistik Bruno Moreira yang masih impresif akurasi umpan 78% dan 17 umpan kunci kehadiran striker murni seperti Bruno ParaĆba diharap bisa menyempurnakan setiap peluang yang tercipta.
Satu hal yang pasti: persaingan di lini depan Persebaya akan memanas. Siapa pun yang akhirnya mendapat kepercayaan, misinya cuma satu. Bikin Bajul Ijo lebih mematikan dan konsisten dalam mencetak gol.
Artikel Terkait
Jonatan Christie Akui Keunggulan Lin Chun-Yi di Final India Open
Persija Terjepit Aturan: Satu Pemain Asing Harus Angkat Koper
Persija Gempur Bursa Transfer, Sinyal Perang Perebutan Gelar
Persik Kediri Borong Bintang Uruguay, Adrian Luna Resmi Gabung Macan Putih