Indira Gandhi Arena, New Delhi, Jumat (16/1) sore, menjadi saksi perjuangan keras Putri Kusuma Wardani. Di perempat final India Open 2026, dia harus bertekuk lutut dari sang nomor satu dunia, An Se-young dari Korea Selatan. Dua gim berlangsung dengan skor yang cukup telak: 16-21 dan 8-21.
Kekalahan ini, sayangnya, memutus harapan untuk menyamai kesuksesan Jonatan Christie di sektor putra. Jonatan berhasil melaju, dan kini dia jadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak semifinal turnamen ini.
Padahal, awal pertandingan sempat memberikan secercah harapan. Putri tampil percaya diri dan mendominasi. An Se-young terlihat belum sepenuhnya "panas", sepertinya masih membaca pola permainan lawannya. Dengan cepat, Putri membangun keunggulan 5-0.
Namun begitu, perlahan tapi pasti, sang juara dunia mulai menemukan ritmenya. Dia mengejar ketertinggalan, dari 6-2 menjadi 6-5. Momentum pun berpindah. Dari unggul 9-8, Putri justru tertinggal 9-10. An akhirnya menutup interval gim pertama dengan keunggulan tipis 11-10.
Setelah jeda, segalanya berubah. Putri kian kesulitan menghadapi variasi serangan An yang makin liar. Pertahanan sang pemain Korea itu juga kokoh, sulit ditembus. Putri tertinggal 11-14, kemudian 13-18. Usaha terakhir di angka 15-18 tak cukup kuat. Gim pertama pun berakhir 16-21 untuk keunggulan An.
Memasuki gim kedua, Putri berusaha mengambil inisiatif lagi. Dia sempat memimpin 2-0 dan 3-2. Tapi An, yang kini tampak lebih relaks, langsung merespon. Dia tak memberi ruang bagi Putri untuk membangun kepercayaan diri. Skor berbalik menjadi 3-5, lalu interval kedua dicapai dengan keunggulan An 11-6.
Sayangnya, situasi setelahnya tak kunjung membaik. An seperti punya banyak senjata. Serangannya variatif dan bertenaga, memaksa Putri terjebak dalam pola permainan bertahan. Dari segi power, perbedaannya cukup terasa. Poin demi poin diraih An, sementara Putri kesulitan mencari celah. Pertandingan berakhir dengan skor 8-21 di gim kedua, mengakhiri perjalanan Putri di India Open tahun ini.
Artikel Terkait
Persebaya Targetkan Poin Vital Saat Hadapi Mantan Striker David da Silva di Ternate
Rivalitas Segitiga Hakim Danish, Veda Ega, dan Uriarte Berkobar Lagi di Moto3 Jerez
Cedera Hamstring Ancam Partisipasi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Malut United Hadang Persebaya dalam Duel Krusial Perebutan Papan Atas