Ballroom 1 Hotel Mulia, Senayan, pagi itu ramai. Pukul setengah sepuluh, John Herdman akhirnya muncul. Ia mengenakan kemeja putih sederhana dan jas hitam, ditemani istri serta kedua anaknya. Kehadirannya menandai akhir dari kekosongan kursi pelatih Timnas Indonesia yang berlangsung sejak Oktober tahun lalu.
Di sisi panggung, jajaran petinggi PSSI sudah menunggu. Erick Thohir, Zainudin Amali, Sekjen Yunus Nusi, dan Vivin Cahyani tampak menyambut dengan hangat. Suasana tegang bercampur haru.
Lalu, suara pembawa acara mengudara, memecah kesunyian.
"Dengan bangga, kami perkenalkan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman."
Herdman pun naik. Wajahnya penuh keyakinan. Pelatih berusia 50 tahun asal Inggris itu langsung menyampaikan visinya. Harapannya besar: membawa skuad Merah Putih melesat ke level yang lebih tinggi. Ia tak banyak bertele-tele, tapi kata-katanya terasa.
Artikel Terkait
Carrick Kembali ke Old Trafford? MU Buru Pelatih Interim Lagi
Malam Kelam Audero di Turin, Juventus Gila-gilaan Bantai Cremonese 5-0
Real Madrid Akhiri Era Xabi Alonso Usai Kekalahan dari Barcelona
Gagah dan Cantik, Ini 5 Pevoli Andalan Jakarta Electric PLN untuk Kejar Grand Final Proliga 2026