Stadion GBLA gemuruh, Minggu malam itu. Tapi bukan karena gol spektakuler atau permainan menawan. Persija Jakarta justru tumbang 0-1 dari Persib Bandung dalam laga panas pekan ke-17 Super League 2025/26. Dan suasana di ruang konferensi pers usai laga, ternyata tak kalah panas.
Mauricio Souza, sang pelatih Persija, jelas tak puas. Bukan cuma soal hasil, tapi lebih pada bagaimana pertandingan itu berjalan. Dengan nada kesal yang tak sepenuhnya bisa disembunyikan, pelatih asal Brasil itu menyoroti dua hal: kualitas permainan dan kinerja wasit.
"Pertandingannya, menurut saya, payah. Baik secara teknik maupun taktik," ujarnya blak-blakan.
"Bayangkan, penonton yang cinta sepak bola dan datang ke sini, hampir tidak melihat sepak bola sama sekali."
Ia mengakui atmosfer luar biasa dari penuh nya stadion. Ini kan duel puncak klasemen, pikirnya, semestinya berlangsung dengan intensitas tinggi. Tapi kenyataannya? Justru sebaliknya. "Saya ingin lihat pertandingan di Indonesia lebih intens. Jangan berhenti-henti terus. Tadi? Terlalu banyak jeda," keluhnya.
Menurut Souza, wasit utama asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, terlalu sering menginterupsi alur permainan. "Setiap ada free kick, wasit datang dan ngobrol lama dengan pemain. Permainan jadi terpotong-potong."
Ia bahkan menghitung sendiri waktu efektif pertandingan. Angkanya membuatnya geleng-geleng.
"Babak pertama cuma 23 menit bola aktif. Babak kedua 22 menit. Parah kan?"
Soal injury time cuma 4 menit di akhir laga, itu jadi poin lain yang ia sindir. Bagi Souza, angka itu tak mencerminkan banyaknya interupsi yang terjadi.
"Penonton bayar tiket untuk 90 menit, tapi mereka cuma nonton 45-47 menit aksi nyata. Sisanya? Bola mati," tandasnya dengan nada getir.
"Ini seperti jadi sejarah buruk yang terus terulang di liga kita."
Artikel Terkait
Acosta Akui Aprilia dan Ducati Ancaman Serius, Tapi KTM Tak Menyerah
AC Milan Siapkan Rencana Perombakan Lini Depan, Dybala Jadi Target Utama
Era Emas Berakhir: Lima Juara Dunia Bulu Tangkis Pensiun di Puncak Karier
Arbeloa Yakin Real Madrid Bisa Balikkan Keadaan di Kandang Bayern