Sabtu (10/1) di Kuala Lumpur, Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Kunlavut Vitidsarn. Wakil Thailand itu berhasil menghentikan langkah Jonatan di semifinal Malaysia Open 2026. Dua gim langsung, 16-21 dan 16-21, itulah hasil akhir yang pahit setelah 63 menit pertarungan sengit. Impian untuk melangkah ke final pun pupus.
Gim pertama benar-benar menegangkan. Keduanya saling sikut sejak bola pertama melayang. Poin demi poin berjalan berimbang, bahkan sempat menyentuh angka 10-10. Tapi, menjelang interval, Jonatan sedikit tertinggal 10-11.
Ia berusaha bangkit setelah jeda. Namun, tekanan dari Kunlavut ternyata tak mudah diatasi. Upaya pengejaran itu akhirnya kandas. Jonatan harus menyerah 16-21 di gim pembuka.
Memasuki gim kedua, suasana masih sama: ketat. Jonatan sempat tertinggal tipis 3-4 di awal. Lagi-lagi, saat interval tiba, ia berada di posisi yang kurang menguntungkan dengan skor 9-11.
Usai jeda, Jonatan tampak berusaha memaksa permainan. Sempat ada secercah harapan saat jarak dipangkas jadi 13-14. Sayangnya, momentum justru berpindah ke pihak lawan. Kunlavut bangkit dan bermain semakin percaya diri, memperlebar gap hingga akhirnya menutup pertandingan dengan skor yang sama, 16-21.
Kekalahan ini tentu sebuah pukulan. Tapi, perjalanan di Malaysia Open 2026 sudah menunjukkan daya juangnya. Tinggal bagaimana ia bangkit untuk turnamen berikutnya.
Artikel Terkait
Persija Incar Konsistensi Usai Pesta Gol, Hadapi PSBS dengan Skuat Tak Lengkap
Veda Ega Pratama Bidik Podium Moto3 Spanyol 2026 Usai Gagal Finis di AS
Hendra Setiawan Beralih Peran, Jadi Pelatih di Piala Thomas 2026
Jakarta Ditunjuk Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026