BANDUNG – Tiket ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) sudah di tangan Persib Bandung. Tapi, jangan dulu berpuas diri. Tantangan sesungguhnya baru akan dimulai, dan semua mata tertuju ke Malaysia. Di sana, Selasa (30/12/2025) nanti, drawing fase gugur akan menentukan siapa lawan pertama Maung Bandung di fase knockout.
Sebagai juara Grup G dengan 13 poin, posisi Persib terbilang aman: mereka masuk pot unggulan. Namun begitu, konsekuensinya jelas. Mereka akan berjumpa dengan tim peringkat kedua dari grup lain di wilayah Timur. Setelah melihat hasil klasemen, ada tiga nama yang muncul sebagai kandidat kuat lawan Persib. Ketiganya punya karakter berbeda, tapi sama-sama berbahaya.
Pertama, ada Pohang Steelers dari Korea Selatan. Harus diakui, ini calon lawan paling berat. Status mereka sebagai raksasa Asia bukan isapan jempol belaka, meski di grup H harus puas di bawah Tampines Rovers hasil yang cukup mengejutkan banyak pihak.
Reputasi Pohang memang mentereng. Tiga gelar Liga Champions Asia (1996–1997, 1997–1998, 2009) dan lima trofi K-League 1 menghiasi lemari mereka. Pengalaman di level tertinggi benua ini yang mungkin jadi jurang paling dalam dibanding Persib.
Calon kedua datang dari Vietnam, Cong An Ha Noi. Mereka lolos sebagai runner-up Grup E, meski sempat tersandung kekalahan 0-1 dari Tai Po di laga pamungkas. Jangan remehkan.
Tim asal Hanoi ini dikenal solid secara organisasi dan punya fisik yang kuat. Mereka bisa sangat merepotkan, apalagi jika Persib nanti gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Laga akan jadi duel ketat.
Lalu, ada Ratchaburi FC dari Thailand. Klub ini melaju setelah jadi runner-up Grup F, juga usai menelan kekalahan 0-2 dari Gamba Osaka. Tapi, catatan itu tak menggambarkan sepenuhnya.
Ratchaburi punya permainan cepat dan transisi menyerang yang mematikan. Mereka sudah cukup makan asam garam di kompetisi Asia. Jadi, bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, terlebih jika Persib harus main tandang dulu.
Nah, babak 16 besar ACL 2 ini sendiri akan dimainkan dengan sistem kandang-tandang. Leg pertama digelar 11–12 Februari 2026, disusul leg kedua seminggu setelahnya, 18–19 Februari. Pemenangnya ditentukan dari agregat gol kedua pertemuan.
Dengan tiga calon lawan berkualitas tinggi itu, jelas Persib sedang menanti ujian sesungguhnya. Drawing nanti bukan sekadar undian biasa. Itu akan menentukan peta jalan awal perjalanan Maung Bandung di Asia musim ini. Semua siap? Kita lihat saja.
Artikel Terkait
Babak Play-Off Liga Champions Bergulir, Delapan Tiket ke 16 Besar Diperebutkan
Pemain PSM Ricky Pratama Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan Pasangan
Posisi Carlos Eduardo di Persija Terancam Datangnya Cyrus Margono
Persib Bertekad Balikkan Defisit Tiga Gol di Hadapan Bobotoh