BOLOGNA Marc Marquez baru saja merampungkan musim yang nyaris sempurna. Tapi, di tengah sorak-sorai, sang pembalap Ducati Lenovo ini justru bersikap realistis. Ia mengakui, torehan impresifnya di MotoGP 2025 bakal sangat sulit diulang di musim depan. Ya, Marquez tetap optimis bisa bersaing pada 2026. Namun begitu, ia meyakini persaingan nanti akan jauh lebih sengit dan tidak semudah tahun ini.
Betapa tidak. Sepanjang 2025, “The Baby Alien” itu tampil luar biasa. Ia menyabet 11 kemenangan balap utama dan 14 kemenangan balap sprint. Hasil gemilang itu membawanya meraih gelar juara dunia ketujuh. Sebuah pencapaian yang menghentikan penantian panjang sejak gelar terakhirnya di 2019.
Bahkan Marquez sendiri tampaknya masih takjub.
“Tidak, saya tidak pernah membayangkan tahun yang sehebat ini,” ujarnya.
Di sisi lain, ambisi tentu tidak berhenti. Target berikutnya sudah jelas: gelar kedelapan. Jika berhasil, ia akan menyamai rekor legendaris Giacomo Agostini. Hanya saja, Marquez membayangkan perjuangannya nanti akan sangat berbeda.
“Saya berharap itu tujuannya, tentu saja. Saya bisa mencoba berjuang untuk kejuaraan dunia lagi,” katanya.
“Tapi, bukan seperti ini. Bukan mengamankan gelar dengan lima balapan tersisa.”
Menurutnya, mustahil untuk mendominasi seperti musim 2025. Tahun ini segalanya berjalan nyaris sempurna, dengan perjuangan keras di setiap sesi balap utama dan sprint. Tahun depan? Belum tentu dewi fortuna berpihak lagi.
Ia juga menyoroti format balapan modern yang semakin menuntut. “Saat ini, saya rasa hampir mustahil mengulanginya. Antara sprint dan balapan, poin yang diperebutkan setiap akhir pekan sangat banyak. Itu tidak mudah,” sambung Marquez.
Meski demikian, ia tetap bangga dengan apa yang telah diraih timnya. “Kami menjalani tahun yang sangat solid. Ada beberapa kesalahan, tapi pada akhirnya, kami memenangkan banyak balapan.”
Jadi, meski penuh keraguan, semangat untuk bertarung tetap menyala. Tantangan baru tinggal menunggu.
Artikel Terkait
Sabina Altynbekova Ungkap Kunci Sukses: Pengorbanan Masa Muda untuk Karier dan Finansial
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Ungkap Perpisahan Penuh Emosi di Media Sosial
FPF Siapkan Jose Mourinho Sebagai Pengganti Martinez di Timnas Portugal
Ruben Amorim Diproyeksikan Kembali ke Benfica Jelang Musim 2026-2027