WASHINGTON Hasil undian Piala Dunia 2026 baru saja keluar, dan Thomas Tuchel langsung memberikan komentar yang cukup menohok. Pelatih Timnas Inggris itu tak menyangka, ternyata nasib mereka di grup lebih berat dari yang sempat dibayangkan.
Acara drawing yang digelar di John F. Kennedy Center, Washington DC, Sabtu dini hari waktu Indonesia, memang meriah. Donald Trump, Mark Carney, hingga Claudia Sheinbaum hadir menyaksikan. Namun bagi Inggris, malam itu berakhir dengan tantangan serius: mereka masuk Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.
“Grup yang sulit, pembuka yang sulit,” ujar Tuchel tak lama setelah acara usai.
“Grup yang sulit dengan Kroasia dan Ghana, dua langganan Piala Dunia dan dua negara yang bangga serta kuat,” imbuhnya.
Jadwalnya pun langsung menantang. Laga pembuka adalah duel panas melawan Kroasia, mengulang semifinal Piala Dunia 2018 yang masih menyisakan kenangan pahit bagi para pendukung Three Lions. Setelah itu, baru giliran Ghana dan Panama.
Meski dianggap sebagai tim papan atas di grupnya, Tuchel sama sekali tak mau ambil pusing dengan label favorit. Menurutnya, anggapan bahwa Inggris akan melaju dengan mudah itu sangat keliru. Setiap lawan punya catatan dan kekuatan yang tak boleh dipandang sebelah mata.
Dia bahkan mengaku masih harus banyak belajar tentang satu tim tertentu.
“Panama, saya belum tahu banyak tentang Panama saat ini tetapi kami akan mempelajarinya sebelum turnamen dimulai, tentu saja,” kata pelatih asal Jerman itu.
Tuchel dikenal dengan pendekatannya yang sangat detail dan penuh hormat kepada semua lawan. Gaya itu dia terapkan selama membawa klub-klubnya di Liga Champions, dan akan dia bawa ke Piala Dunia.
“Bagi saya, pengalaman saya sejauh ini di fase grup hanya di Liga Champions dan pendekatan yang selalu saya terapkan adalah memberikan rasa hormat terbesar serta fokus penuh untuk memenangkan grup,” jelasnya.
Di sisi lain, dia tetap percaya diri. Tantangan itu berat, tapi bukan berarti tak bisa ditaklukkan.
“Semua tampak sulit seperti grup kami sekarang tetapi kami percaya diri dan kami akan sangat siap ketika tiba di sana,” lanjut Tuchel.
Intinya bagi dia sederhana: jangan ada yang diremehkan. Kroasia jelas berbahaya, Ghana selalu punya talenta yang bisa mengejutkan, dan Panama sebagai underdog pasti akan bermain tanpa beban.
“Tidak ada yang boleh diremehkan. Tentu saja Kroasia jadi sorotan, mereka tim berperingkat tertinggi dari pot dua yang kami dapatkan, tetapi dengar, Ghana selalu penuh talenta dan bisa mengejutkan serta punya sejarah besar di Piala Dunia. Dan Panama juga akan mencoba memaksimalkan peran mereka sebagai underdog. Tidak ada yang bisa diremehkan, semua layak mendapatkan rasa hormat penuh dan kami bisa menunjukkannya,” tegasnya.
Dengan peringatan keras dari sang pelatih, Inggris kini bersiap. Fase persiapan menuju Piala Dunia 2026 akan dijalani dengan kewaspadaan tinggi, dan tekad untuk langsung tampil dominan sejak pertandingan pertama nanti.
Artikel Terkait
Persebaya Incar Perpanjang Rekor 10 Laga Tak Terkalahkan Lawan Arema di Derbi Jawa Timur
Manchester United Kalahkan Brentford 2-1, Kokoh di Posisi Lima Besar Liga Inggris
PSG dan Bayern Munchen Bersiap Bentrok di Semifinal Liga Champions, Duel Tim Paling Produktif Musim Ini
PSG vs Bayern di Semifinal Liga Champions: Duel Tim Paling Produktif Musim Ini