San Siro kembali menjadi saksi sebuah drama klasik. Inter Milan harus mengakui keunggulan rival sekotanya, AC Milan, dengan skor tipis 1-0 dalam laga lanjutan Serie A dini hari tadi. Kemenangan ini tentu sangat berharga bagi Rossoneri.
Di bawah lampu sorot yang terang benderang, kedua tim turun dengan kekuatan terbaik. Inter, yang berstatus tuan rumah, menurunkan kombo andalan mereka. Yann Sommer menjaga gawang, dengan barisan pertahanan Akanji, Acerbi, dan Bastoni. Lini tengah diisi Barella dan Calhanoglu, sementara duet maut Lautaro Martínez dan Marcus Thuram mengisi posisi terdepan.
Di sisi lain, Milan tak kalah solid. Mike Maignan berdiri kokoh di antara tiang gawang. Pavlović, Gabbia, dan Tomori membentuk tembok pertahanan. Yang menarik, lini tengah mereka diperkuat oleh maestro berpengalaman seperti Luka Modric dan Adrien Rabiot, didampingi energi Youssouf Fofana. Serangan diamanahkan pada Christian Pulisic dan Rafael Leao.
Babak pertama berlangsung sengit dan tertutup. Inter mendominasi penguasaan bola, nyaris mencapai 60%, dan terus mendesak. Tekanan mereka hampir berbuah manis di satu kesempatan. Lautaro Martínez mendapat peluang emas dari jarak dekat. Sayang sekali, bola yang ditendangnya malah mendarat di tiang gawang. Milan bertahan dengan rapi, membuat lini belakang mereka seperti benteng yang sulit ditembus.
Namun begitu, situasi berbalik di babak kedua. Hanya sembilan menit setelah jeda, AC Milan berhasil membongkar kebuntuan. Melalui serangan balik yang tajam, Christian Pulisic menjadi pahlawan. Ia dengan cekatan menyambar bola liar yang gagal diamankan sepenuhnya oleh kiper Sommer, lalu menceploskannya ke dalam jala.
Gol itu bagai tamparan bagi Inter. Mereka langsung bangkit, mencoba membalas. Serangan demi serangan dilancarkan, mencari gol penyama kedudukan. Tapi usaha mereka seolah mentok di depan pertahanan Milan yang seperti baja. Hingga peluit panjang akhirnya berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan AC Milan bertahan sampai akhir. Kemenangan yang sangat penting di kandang sendiri, atau lebih tepatnya, kandang bersama.
Artikel Terkait
Fabio Lefundes Dikabarkan Tinggalkan Borneo FC, Malut United dan Pelatih Portugal Jadi Pengganti
Persib Bandung Bidik Eks PSV Eindhoven Bart Ramselaar, Ancam Geser Status Thom Haye sebagai Pemain Termahal
Bozidar Bandovic Kandidat Terkuat Pengganti Mauricio Souza di Persija Jakarta
Veda Ega Pratama Incar Podium Moto3 Italia di Mugello, Sirkuit yang Pernah Membawanya Sapu Bersih Kemenangan