Penjualan Melonjak, Laba Bersih Mustika Ratu Tembus Rp1,11 Miliar pada Kuartal I-2026

- Selasa, 26 Mei 2026 | 19:40 WIB
Penjualan Melonjak, Laba Bersih Mustika Ratu Tembus Rp1,11 Miliar pada Kuartal I-2026

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Perusahaan kosmetik dan jamu tradisional ini membukukan penjualan bersih sebesar Rp123,73 miliar hingga 31 Maret 2026, melonjak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp85,37 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), peningkatan penjualan tersebut turut mendorong kenaikan laba bruto perseroan. Laba bruto tercatat sebesar Rp42,92 miliar, naik dari posisi Rp37,05 miliar pada kuartal I-2025.

Di sisi operasional, beban usaha perseroan juga mengalami kenaikan menjadi Rp38,66 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp34,13 miliar. Meskipun demikian, efisiensi yang diterapkan perusahaan mampu menjaga tren positif pada laba usaha. Angka laba usaha tercatat meningkat menjadi Rp4,26 miliar dari sebelumnya Rp2,91 miliar.

Kinerja positif tersebut berujung pada peningkatan laba sebelum beban pajak yang mencapai Rp1,78 miliar, melesat dari posisi Rp903,97 juta pada kuartal I-2025. Sementara itu, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencatat lonjakan signifikan menjadi Rp1,11 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp266,59 juta.

Dari sisi struktur keuangan, jumlah liabilitas perseroan menunjukkan perbaikan. Hingga 31 Maret 2026, total liabilitas tercatat sebesar Rp231,02 miliar, menurun dibandingkan posisi Rp247,13 miliar per 31 Desember 2025. Namun, total aset perseroan mengalami sedikit penurunan menjadi Rp863,48 miliar pada akhir Maret 2026, dari posisi akhir tahun lalu yang mencapai Rp878,77 miliar.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar