Janice Tjen Raih Nominasi WTA 2025: Prestasi Bersejarah Tenis Indonesia

- Kamis, 13 November 2025 | 18:36 WIB
Janice Tjen Raih Nominasi WTA 2025: Prestasi Bersejarah Tenis Indonesia

Janice Tjen: Prestasi Bersejarah dan Nominasi Bergengsi WTA 2025

Tenis Indonesia kembali mencatatkan sejarah gemilang melalui Janice Tjen. Petenis berusia 23 tahun ini berhasil meraih nominasi dalam ajang penghargaan WTA untuk kategori Best Tournament Moment WTA 250.

Jalan Menuju Final Sao Paulo Open

Prestasi Janice Tjen diawali dengan penampilan fenomenal di Sao Paulo Open. Turnamen ini menjadi ajang WTA utama kedua dalam karier profesionalnya. Dengan mengandalkan forehand yang powerful dan backhand slice yang tajam, Janice berhasil melaju hingga babak final.

Pencapaian ini menjadikannya petenis ketiga asal Indonesia yang berhasil mencapai final turnamen WTA di Era Terbuka. Ia menjadi penerus Angelique Widjaja yang terakhir kali menjuarai Pattaya City pada 2002.

Gelar Perdana di Chennai Open

Dua bulan setelah penampilan impresif di Sao Paulo, Janice Tjen kembali membuktikan kualitasnya di Chennai Open. Kali ini, ia berhasil menyelesaikan perjalanan dengan merebut gelar juara perdananya di level WTA 250.

Kemenangan atas Kimberly Birrel dari Australia pada partai final mengakhiri puasa gelar petenis putri Indonesia di level WTA 250 yang telah berlangsung selama 23 tahun.

Gelar Ganda dalam Sehari

Prestasi Janice Tjen di Chennai Open semakin lengkap dengan keberhasilannya meraih gelar ganda. Beberapa jam setelah menjuarai kategori tunggal, ia berpasangan dengan Aldila Sutjiadi untuk merebut gelar di sektor ganda putri.

Dukungan untuk Best Tournament Moment

Penggemar tenis Indonesia kini memiliki kesempatan untuk mendukung Janice Tjen dalam pemilihan Best Tournament Moment WTA 250. Voting dapat dilakukan langsung melalui situs resmi WTA hingga tanggal 1 Desember 2025.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar