Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sambutan kenegaraan yang megah dari Pemerintah Australia. Acara yang dipimpin oleh Gubernur Jenderal Australia, Sam Mostyn, ini digelar di Admiralty House, Sydney, menandai kunjungan pertama Prabowo ke Australia sebagai Presiden.
Upacara kenegaraan diawali dengan tembakan meriam kehormatan sebanyak 21 kali yang disusul dengan alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Presiden Prabowo kemudian menerima penghormatan militer dan melakukan inspeksi terhadap barisan pasukan kehormatan Australia. Sesi perkenalan delegasi dari kedua negara pun turut memeriahkan acara tersebut.
Delegasi Indonesia yang hadir mendampingi Presiden Prabowo Subianto terdiri dari sejumlah pejabat tinggi negara. Di antaranya adalah Menko Polhukam Djamari Chaniago, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Turut hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wamen Pertahanan Donny Ermawan, dan Dubes RI untuk Australia Siswo Pramono.
Setelah upacara, Presiden Prabowo dan Gubernur Jenderal Sam Mostyn berdiri berdampingan di podium kehormatan menyaksikan lagu kebangsaan kedua negara, "Indonesia Raya" dan "Advance Australia Fair", dikumandangkan. Presiden Prabowo kemudian menandatangani buku tamu kenegaraan sebelum memulai pertemuan bilateral.
Dalam sambutannya, Gubernur Jenderal Sam Mostyn menyampaikan kegembiraannya menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan hubungan baik antar-masyarakat dan di bidang pertahanan sebagai pilar utama hubungan bilateral Indonesia-Australia. Mostyn juga menyoroti kerja sama pendidikan, dengan hadirnya tiga universitas Australia Monash University, Deakin University, dan Western Sydney University di Indonesia.
Presiden Prabowo menanggapi dengan hangat, mengungkapkan bahwa ini adalah kunjungan pertamanya sebagai Presiden dan bahwa ia telah beberapa kali bertemu dengan Mostyn sebelumnya. Prabowo juga bercerita bahwa ia memiliki banyak teman angkatan dari Australia, yang menggambarkan kedalaman hubungan personal yang melandasi kemitraan strategis kedua negara.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah hingga 21 Februari 2026
Libur Imlek 2026, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Naik Lebih dari 20 Persen
Dua Remaja Diamankan Terkait Pembunuhan Pelajar SMP di Bandung Barat
Candra Wijaya Gelar Kejuaraan Tunggal Perdana untuk Semai Bibit Unggul