Yassierli juga menyoroti dua pola pikir penting bagi generasi muda:
- Growth Mindset: Kemauan untuk terus belajar, menerima tantangan, dan melihat kegagalan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
- Entrepreneur Mindset: Kemampuan untuk berpikir kreatif, inovatif, dan menemukan solusi baru, yang dapat diterapkan di berbagai bidang, tidak terbatas pada wirausaha.
Profil dan Daya Serap Lulusan Polteknaker
Pada wisuda tahun ini, Politeknik Ketenagakerjaan berhasil meluluskan 88 wisudawan dari tiga program studi unggulan:
- Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): 26 lulusan
- Relasi Industri: 29 lulusan
- Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM): 33 lulusan
Berdasarkan data Career Development Center (CDC) Polteknaker, sebanyak 70,45% lulusan telah terserap di dunia kerja, menunjukkan tingginya daya serap lulusan vokasi ini.
Sertifikasi Kompetensi dan Kemampuan Bahasa Inggris
Setiap lulusan Polteknaker tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga dibekali dengan sertifikat kompetensi berbasis industri, seperti:
- Ahli K3 Umum & Ahli Higiene Industri Muda (Prodi K3)
- Okupasi Manajer Hubungan Industrial (Prodi Relasi Industri)
- Supervisor Sumber Daya Manusia (Prodi MSDM)
Kemampuan bahasa Inggris para lulusan juga diukur melalui sertifikasi TOEIC (Test of English for International Communication) dengan skor rata-rata 550 dan skor tertinggi mencapai 940, membuktikan kesiapan mereka untuk bersaing di tingkat global.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar, menambahkan bahwa wisuda adalah awal perjalanan untuk menjadi generasi yang produktif dan adaptif. Sinergi antara Polteknaker dan mitra industri menjadi kunci dalam mencetak tenaga kerja kompeten dan berdaya saing untuk kontribusi pada pembangunan nasional dan mewujudkan Indonesia Emas.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan Pegadaian Naik Tipis pada Kamis Pagi
Dewa United Kembali Berlatih dengan Energi Baru Usai Libur Panjang
Presiden Prabowo Perintahkan Optimalisasi SDA dan Hilirisasi untuk Kepentingan Negara
Kapospam Tugu Yogyakarta Meninggal Diduga Kelelahan Saat Operasi Ketupat