Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Saksi Duga Awalnya Ban Pecah
Seorang pedagang mengungkapkan momen saat insiden ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Awalnya, saksi mengira suara ledakan keras itu berasal dari ban kendaraan yang pecah.
"Saya dengar sih dua kali. Suara pertama sangat kencang, yang satunya lagi agak sedang. Saya mengira suara ledakan awal itu dari ban mobil pecah," kata Dani, seorang pedagang es di sekitar sekolah, seperti dilaporkan pada Sabtu (8/11/2025).
Kronologi Evakuasi Siswa Pasca Ledakan
Setelah ledakan terjadi, Dani langsung mencari tahu sumber suara tersebut. Tak lama, ia menyaksikan puluhan siswa berhamburan keluar dari gedung sekolah sambil berteriak-teriak ketakutan.
"Tepat setelah ledakan, para siswa SMA itu berlarian keluar. Saat sampai di sini, mereka masih histeris dan berteriak," ujarnya menggambarkan kepanikan di lokasi kejadian.
Korban Luka dan Proses Evakuasi Medis
Dani kemudian melihat langsung sejumlah siswa yang mengalami luka-luka. Korban dievakuasi menggunakan ambulans dan kendaraan pribadi warga untuk dilarikan ke rumah sakit.
"Yang saya lihat ada banyak korban, semuanya siswa laki-laki. Kondisi mereka berdarah-darah. Ada yang matanya ditutupi kain, ada juga yang kepalanya terluka dan bocor," tuturnya.
"Korban yang menggunakan tandu saya lihat ada dua orang. Satu korban lagi diangkut dengan motor. Saya menghitung ada lebih dari lima ambulans yang datang. Namun, lebih banyak korban yang diangkut menggunakan mobil pribadi warga," imbuh Dani.
Data Korban dan Penyebab Ledakan
Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta ini terjadi pada Jumat (7/11) saat berlangsungnya khotbah salat Jumat. Berdasarkan data terbaru, tercatat 54 orang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, 29 korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pengakuan Kapolri dan Temuan Senjata Mainan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi terduga pelaku di balik ledakan ini. Diduga kuat pelaku masih berasal dari lingkungan internal SMAN 72 Jakarta.
"Informasi sementara yang kami terima, terduga pelaku masih dari lingkungan sekolah tersebut," tegas Kapolri dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/11).
Sebuah senjata mainan juga ditemukan di TKP ledakan SMAN 72 Jakarta, yang kini sedang diselidiki lebih lanjut kaitannya dengan peristiwa ini.
Artikel Terkait
Ribuan Warga CFD HI Terhibur Pawai Budaya Jakarta Penuh Warna
Presiden Prabowo Beri Souvenir Khusus kepada Qori Terbaik di Acara Satu Abad NU
Anak Ketiga Tetapkan Tersangka Pembunuhan Ibu dan Dua Saudara di Warakas
Kapolda Metro Pimpin Kerja Bakti Serentak di Sunter, Tindak Lanjut Instruksi Presiden