Korea Utara kembali melakukan peluncuran rudal balistik pada Jumat (7/11) waktu setempat. Peluncuran rudal Korea Utara ini terjadi tepat satu minggu setelah persetujuan Amerika Serikat terhadap rencana Korea Selatan untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan berhasil mendeteksi aktivitas peluncuran rudal balistik tersebut. Menurut laporan mereka, rudal yang jenisnya belum teridentifikasi itu diluncurkan menuju perairan Laut Timur, juga dikenal sebagai Laut Jepang.
Peluncuran rudal balistik terbaru dari Korea Utara ini mengikuti pengumuman penting dari Donald Trump mengenai rencana pembangunan kapal selam bertenaga nuklir untuk Korea Selatan. Teknologi nuklir Amerika Serikat yang akan digunakan merupakan salah satu aset militer paling sensitif yang dijaga ketat.
Artikel Terkait
Bentrokan di Maluku Tenggara Tewaskan Satu Warga, Tiga Rumah Hangus
Bank Mandiri Rilis Biaya dan Syarat Buka Rekening via Livin per Maret 2026
Dua Pilar Timnas Indonesia Terpampang di Poster Resmi FIFA Series 2026
Survei Fox News: Penolakan Terhadap Trump Capai Titik Tertinggi, Mayoritas Kritik Kebijakan Iran