Ancaman Serius bagi Keselamatan Konsumen
Rajiv menekankan bahwa produk buah mengandung sianida sangat berbahaya karena bukan hanya melanggar standar mutu, tetapi sudah masuk ranah ancaman langsung terhadap keamanan konsumen.
"Bayangkan jika tidak ada pengawasan SPPG yang teliti, tentu sangat berbahaya bagi anak-anak dan penerima manfaat program MBG," tegasnya.
Apresiasi untuk SPPG Polres Sukoharjo
Rajiv mengapresiasi kinerja SPPG Polres Sukoharjo yang dinilai teliti dan profesional dalam menjaga mutu program MBG. Menurutnya, tindakan cepat aparat tersebut menunjukkan fungsi pengawasan di lapangan masih menjadi benteng terakhir yang efektif.
Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Impor
Rajiv menegaskan kasus anggur hijau beracun ini harus diusut tuntas, mulai dari distributor hingga importirnya. Pemerintah juga diminta melakukan evaluasi total terhadap sistem pengawasan impor, memperkuat kapasitas karantina, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
"Ini harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. Jangan tunggu ada korban dulu baru bertindak. Karena jika pengawasan lemah, konsekuensinya bisa fatal," pungkasnya.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Makassar 24 Maret 2026: Subuh 04.51 WITA, Isya 19.23 WITA
Pengelola Terapkan Sistem Buka-Tutup Rest Area KM 52B untuk Antisipasi Macet Jakarta-Cikampek
Rudal Iran Tembus Pertahanan Udara Israel di Dekat Fasilitas Nuklir Dimona
Rudal Iran Tembus Sistem Davids Sling, Lukai Puluhan di Israel Selatan