Respons masyarakat terhadap layanan SPPG Polres Tanah Laut sangat positif. Banyak siswa yang bahkan mengirimkan permintaan menu khusus melalui surat. Semua masukan dan permintaan menu tersebut dicatat untuk dijadikan pertimbangan dalam penyusunan menu minggu depan.
Sistem pengolahan makanan di SPPG Angsau Dua menerapkan tiga shift produksi. Shift pertama menyiapkan menu untuk TK dan SD yang makan pagi hari, dilanjutkan shift kedua untuk SMP dan SMA/K, serta shift ketiga khusus pondok pesantren.
Proses distribusi makanan dilakukan secara berkala dengan memperhatikan kecepatan dan kualitas. Teknik pendinginan makanan setelah dimasak menjadi kunci menjaga kesegaran dan cita rasa, sehingga makanan tidak cepat basi selama distribusi.
Artikel Terkait
Menteri Agama: Indeks Kerukunan Umat Beragama Indonesia Capai Puncak Sejarah
Ekspor Ikan Segar Capai Rp85 Juta via PLBN Badau ke Malaysia
AHY Khawatir Konflik Israel-Iran Ganggu Stabilitas Global dan Penerbangan Sipil
Presiden Prabowo Tegaskan Keberagaman adalah Kekuatan Indonesia di Puncak Imlek Festival 2026