Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin apel kesiapan tanggap darurat bencana di Lapangan Presisi, Jakarta Selatan. Dalam amanatnya, dia menekankan pentingnya kecepatan respons dalam menghadapi bencana di seluruh wilayah.
Asep menyampaikan pesan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memastikan kesiapan penuh dalam mengantisipasi potensi bencana di Jakarta, terutama di tengah cuaca ekstrem. Langkah ini meliputi evakuasi, penyaluran bantuan, trauma healing, serta pemulihan infrastruktur.
Selain itu, Kapolda menginstruksikan jajarannya untuk melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana secara berkelanjutan. Kolaborasi dengan BMKG dan pihak terkait juga ditingkatkan untuk mengoptimalkan pencegahan dan penanganan bencana.
Beberapa poin penting yang disampaikan meliputi pemberian informasi kepada masyarakat mengenai ancaman bencana, kesiapan personel dan sarana prasarana, serta pelaksanaan simulasi tanggap darurat secara rutin. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan edukasi masyarakat.
Asep juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas kemanusiaan dengan empati dan profesionalisme. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Apel ini diikuti oleh 715 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP. Ratusan sarana prasarana juga disiagakan untuk mengantisipasi berbagai skenario kedaruratan bencana.
Artikel Terkait
Ekonomi Banten Tumbuh 5,37% di 2025, Tertinggi dalam Dua Tahun
12 Pemuda Diamankan Usai Serang dan Rusak Motor di Bandung
The Washington Post PHK Ratusan Jurnalis dalam Restrukturisasi Menyakitkan
Banjir di Serang Belum Surut, 149 Warga Terus Mengungsi Hampir Sebulan