Sebuah serangan drone Ukraina berhasil menembus wilayah Rusia dan mengakibatkan ledakan serta kerusakan signifikan pada pabrik petrokimia Sterlitamak. Insiden ini terjadi di kawasan Bashkortostan, wilayah Pegunungan Ural yang berjarak sekitar 1.500 km dari perbatasan kedua negara.
Menurut laporan Reuters, serangan drone tersebut menyebabkan sebagian fasilitas pengolahan air di pabrik itu roboh. Meskipun demikian, otoritas setempat mengonfirmasi tidak ada korban luka dalam insiden ini. Lima pekerja yang berada di lokasi saat kejadian dilaporkan selamat tanpa cedera.
Kepala wilayah Bashkortostan, Radiy Khabirov, menyatakan melalui Telegram bahwa dua drone Ukraina berhasil dihancurkan dalam serangan ini. Dia menegaskan bahwa operasional pabrik petrokimia Sterlitamak tetap berjalan normal tanpa gangguan meskipun mengalami kerusakan.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan pencapaian yang lebih luas dalam pertahanan udaranya. Selain dua drone di Bashkortostan, sistem pertahanan Moskow mengklaim telah menghancurkan sedikitnya 83 drone Ukraina di tujuh wilayah berbeda dalam laporan harian mereka.
Artikel Terkait
Kapolri Imbau Pemudik Manfaatkan Opsi WFA untuk Urai Puncak Arus Balik
Gelombang Awal Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Memadati Jalur Pantura Bekasi
Arab Saudi dan UEA Perkuat Kemitraan dengan AS-Israel Hadapi Ancaman Iran
Arus Balik Lebaran 2026: Pemudik Terjebak Macet 14 Jam di Jalur Sukabumi