Budi Arie Setiadi Kembali Pimpin Projo 2025-2030, Logo Jokowi Akan Dihapus
Budi Arie Setiadi secara aklamasi terpilih kembali sebagai Ketua Umum DPP Projo untuk periode kepemimpinan 2025-2030. Keputusan ini diumumkan dalam Kongres III Projo yang digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta.
Freddy Damanik selaku pimpinan sidang membacakan keputusan final yang disepakati seluruh peserta kongres. "Hasil kesepakatan bersama menetapkan Budi Arie Setiadi sebagai Ketum DPP Projo periode 2025-2030," tegasnya.
Transformasi Organisasi: Logo Baru Projo Tanpa Wajah Jokowi
Dalam perkembangan penting, Budi Arie mengumumkan rencana perubahan logo organisasi. Logo baru Projo tidak akan lagi menampilkan wajah Presiden Joko Widodo.
"Projo akan melakukan transformasi organisasi, termasuk mengubah logo agar tidak terkesan kultus individu," jelas Budi Arie usai pembukaan kongres.
Nama Projo Bukan Singkatan "Pro Jokowi"
Budi Arie juga meluruskan makna di balik nama organisasi. Ia menegaskan bahwa Projo bukan merupakan singkatan dari "Pro Jokowi".
Menurut penjelasannya, nama Projo berasal dari akar bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi. Meski logo berubah, nama organisasi akan tetap dipertahankan sebagai identitas utama.
Kongres III Projo yang berlangsung selama dua hari (1-2 November 2025) ini dihadiri oleh pengurus organisasi dari seluruh Indonesia, menandai babak baru dalam perjalanan organisasi.
Artikel Terkait
DPD RI Terima Laporan Pelanggaran HAM di Papua Pegunungan dari Amnesty International
Polisi Sydney Bubarkan Aksi Tolak Kunjungan Presiden Israel dengan Gas Air Mata dan Semprotan Merica
Pengacara Bantah Virgoun Suruh Sopir Akses CCTV Rumah Inara Rusli
Teguran Soal Drum Berisik Berujung Penganiayaan dan Laporan Balik di Cengkareng