Viral di media sosial, bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, yang telah rusak lebih dari dua tahun akhirnya roboh. Rangka baja melengkung dan ambruk menimpa ruang kelas, genteng berserakan bercampur puing plafon dan kayu, sementara debu menutupi meja dan kursi siswa. Para siswa kini terpaksa belajar di SD Negeri 11/12 Kebayoran Lama Selatan yang lokasinya berdekatan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons dengan memastikan bangunan tersebut akan segera diperbaiki. Ia mengaku baru mengetahui kondisi sekolah setelah videonya viral. "Yang pertama saya ingin jawab ini SD negeri di Kebayoran Lama. Tentunya segera kami tangani dan saya terus terang baru tahu ketika ini viral," kata Pramono di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Pramono menjelaskan, luasnya wilayah Jakarta membuat tidak semua persoalan di lapangan dapat terpantau langsung. Karena itu, ia memberikan perhatian khusus pada masalah yang menjadi sorotan publik. "Jadi lapangannya memang Jakarta yang begitu luas. Sering kali kalau bagi saya yang viral-viral itu malah pasti saya kasih atensi khusus untuk segera diselesaikan," ujarnya.
Ia menegaskan perbaikan bangunan SD Negeri di Kebayoran Lama akan segera dilakukan. "Jadi untuk SD negeri yang di Kebayoran Lama ini segera kami selesaikan. Pokoknya segera kami selesaikan," tegasnya.
Artikel Terkait
Pramono Anung Percepat Normalisasi Sungai saat Musim Kemarau
Pramono Buka Peluang Naming Rights untuk Fasilitas Publik Jakarta, Termasuk Terowongan
Pemprov DKI Targetkan Terbitkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun pada 2027
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lalu, Nasib Perbaikan Tak Jelas