Sebuah ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menewaskan satu prajurit TNI Angkatan Darat. Empat orang lainnya mengalami luka berat dan dua orang luka ringan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, menyatakan insiden terjadi saat personel tengah melakukan pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan. "TNI Angkatan Darat turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas serta mendoakan seluruh korban yang saat ini masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala," ujar Donny dalam keterangan yang diterima, Kamis (16/6/2026).
Satuan segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat. Donny menambahkan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan secara prosedural dan berjenjang.
Ledakan terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan. Pantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban Madiun menunjukkan sejumlah anggota TNI menjalani perawatan. Sejumlah personel intelijen Kodim Madiun juga terlihat hilir mudik di rumah sakit tersebut.
Artikel Terkait
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
TNI Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Satu Prajurit Tewas
Ledakan di Gudang Amunisi Madiun, Satu Prajurit TNI AD Tewas
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Satu Prajurit TNI AD Tewas