Jude Bellingham Klarifikasi Ketegangan dengan Lionel Messi di Semifinal Piala Dunia 2026

- Kamis, 16 Juli 2026 | 20:45 WIB
Jude Bellingham Klarifikasi Ketegangan dengan Lionel Messi di Semifinal Piala Dunia 2026

Gelandang tim nasional Inggris, Jude Bellingham, angkat bicara mengenai momen ketegangan dengan kapten Argentina, Lionel Messi, dalam laga semifinal Piala Dunia 2026. Bellingham menegaskan bahwa insiden tersebut hanyalah percakapan biasa terkait pelanggaran dan tidak perlu dibesar-besarkan.

Pertandingan yang berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, pada Kamis (16/7) dini hari WIB itu berakhir dramatis. Inggris sempat unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Namun, Argentina membalikkan keadaan dalam lima menit terakhir babak kedua. Enzo Fernandez menyamakan kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan dengan sundulan di masa injury time.

Di tengah sengitnya laga, kamera menangkap adu argumen antara Bellingham dan Messi. Messi bahkan sempat menunjukkan gestur tidak senang. Namun, Bellingham menilai hal itu wajar terjadi di lapangan.

"Kami sedang membicarakan salah satu tekel. Sebenarnya tidak ada yang buruk tentang itu. Saya yakin orang-orang akan melebih-lebihkannya, tetapi bagi saya, itu bukan sesuatu yang perlu dibicarakan," ujar Bellingham.

Pemain Real Madrid itu mengaku bahwa percakapan dengan Messi hanya seputar pelanggaran. "Saya pikir ada pelanggaran sebelum momen itu, dia berkata, 'Hei, saya berbicara tentang tekel kamu.' Saya menjawab dengan sesuatu seperti, 'Kamu cukup kuat untuk menerimanya, ayolah,'" jelasnya.

Bellingham menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati Messi. "Sungguh, itu hanya percakapan biasa. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk bermain melawan Messi. Tidak pernah ada argumen atau masalah di antara kami. Kekalahan sangat menyakitkan, tetapi berbagi lapangan dengannya adalah suatu yang istimewa," tutupnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags