Anggota Komisi II DPR: OTT Bupati Sukoharjo Jadi Peringatan untuk Kepala Daerah

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:45 WIB
Anggota Komisi II DPR: OTT Bupati Sukoharjo Jadi Peringatan untuk Kepala Daerah

Penangkapan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK dinilai sebagai pengingat bagi para kepala daerah untuk lebih mawas diri. Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi NasDem, Ujang Bey, menilai kasus pemerasan yang melibatkan atasan dan bawahan ini bukanlah yang pertama kali terjadi.

"Saya kira, kasus pemerasan atasan (kepala daerah) ke bawahan bukan yang pertama, ini semacam pengulangan dari cerita-cerita OTT KPK yang pernah terjadi," kata Ujang kepada wartawan, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Ujang, banyaknya kepala daerah yang terkena OTT seharusnya menjadi peringatan agar mereka mampu mengendalikan hasrat yang tidak baik. Pencegahan terbaik, kata dia, harus dimulai dari kontrol diri sendiri.

"Kejadian tersebut, harusnya membuat para kepala daerah mawas diri dan mampu mengendalikan hasrat tidak baiknya, artinya pencegahan terbaik harus dimulai dari kontrol diri sendiri," ujarnya.

Ujang menambahkan, KPK selama ini telah melakukan berbagai kajian dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait upaya pencegahan penyalahgunaan wewenang. Namun, ia menduga masih ada pihak yang mengabaikan rekomendasi tersebut.

"Saya kira, penegak hukum seperti KPK sudah melakukan kajian-kajian, maupun rekomendasi ke pemerintah daerah bagaimana sistem pencegahan penyalahgunaan wewenang bisa dilakukan dan dijalankan dengan baik," ujarnya.

"Barangkali, ada yang abai dalam menjalankannya. Jika itu tidak diindahkan dalam bentuk sistem pengawasan internal yang ketat, saya rasa ini akan menjadi semacam 'dejavu hukum'," imbuh dia.

Sebelumnya, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, terjaring OTT KPK pada Jumat (10/7/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan OTT ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Sukoharjo.

"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," kata Budi.

Total sembilan orang dibawa KPK ke Jakarta terkait OTT ini. Mereka ditangkap di tiga lokasi, yakni Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags