Warga Jepang bersiap menghadapi badai besar. Sebuah topan kuat mendekati gugusan pulau terpencil di barat daya Jepang pada Jumat (10/7). Otoritas setempat memperingatkan angin kencang, hujan lebat, tanah longsor, dan banjir yang berpotensi menjadi badai paling merusak di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Jumat pagi waktu setempat, Topan Bavi telah mendekati Kepulauan Sakishima di Jepang gugusan pulau terpencil di dekat Taiwan dengan kecepatan angin maksimum 162 kilometer per jam. Penduduk setempat pun bergegas mengamankan rumah dan toko mereka.
Maskapai penerbangan membatalkan puluhan penerbangan di wilayah tersebut, termasuk untuk Sabtu (11/7) besok.
Di Ishigaki, Prefektur Okinawa, penduduk menimbun pasokan bahan makanan hingga mengosongkan rak-rak mi instan di supermarket setempat. Beberapa pantai umum, taman pesisir, dan terminal feri lokal tampak ditutup. Sejumlah warga mengungkapkan kekhawatiran akan keselamatan menjelang kedatangan topan.
"Saya dengar topan ini akan cukup besar," kata Hiroshi Nomura sambil memasang jaring penahan angin di toko penyewaan sepedanya. "Saya sedikit khawatir apakah persiapan kami menghadapi topan sudah cukup," tuturnya.
Artikel Terkait
Merawat Rupiah, Menjaga Martabat Negara
Jepang Usir Dua Kapal China dari Perairan Sengkarut Senkaku
Iran Jajaki Kembali Penjualan Minyak ke Jepang di Tengah Relaksasi Sanksi AS
Pasar Merchandise Penggemar di Jepang Tembus Rp 405 Triliun, Dorong Bisnis Lintas Sektor