Iran memulai prosesi pemakaman untuk mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada Sabtu (4/7) pagi waktu setempat. Jenazah tokoh yang memimpin Republik Islam selama 37 tahun itu disemayamkan di kompleks Grand Mosalla hingga Senin mendatang. Masyarakat umum diberi kesempatan memberikan penghormatan terakhir dalam seremoni perpisahan yang berlangsung Sabtu dan Minggu, dengan pengamanan ketat dari polisi anti huru hara.
Sejumlah delegasi internasional telah tiba untuk menghadiri pemakaman. Qatar dan Arab Saudi termasuk di antara negara yang mengirim perwakilan resmi, meskipun hubungan mereka dengan Iran tengah memanas akibat serangan balasan Teheran ke fasilitas Amerika Serikat di kedua negara tersebut. Ketua Dewan Syura Qatar mewakili Doha, sementara Arab Saudi mengirim enam delegasi yang dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Waleed El Khereiji.
Presiden Georgia Mikheil Kavelashvili, Presiden Irak Nizar Amidi, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif turut hadir. Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Komite Nasional Rakyat China He Wei, serta menteri dari Malaysia, Nikaragua, Kuba, dan Kazakhstan juga menjadi delegasi. Perwakilan Taliban, Houthi, dan Hamas pun terlihat.
Indonesia menerima undangan pemerintah Iran untuk menghadiri rangkaian pemakaman. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang menyampaikan apresiasi atas undangan tersebut. Pemerintah menunjuk Duta Besar RI di Teheran Rolliansyah Soemirat sebagai perwakilan. Iran disebut menghargai keputusan Indonesia yang mengutus duta besarnya untuk hadir.
Artikel Terkait
Iran Gelar Pemakaman Kenegaraan untuk Ali Khamenei, Jutaan Pelayat Diperkirakan Hadir
Iran Gelar Prosesi Pemakaman Enam Hari untuk Ayatollah Ali Khamenei
Lebih dari 10 Juta Orang Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran
Jenazah Ali Khamenei Disemayamkan di Teheran, Ratusan Ribu Pelayat Berdatangan