Proses pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, akhirnya dimulai di Teheran setelah tertunda akibat perang. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi hadir dalam prosesi tersebut.
Sharif, yang negaranya menjadi penengah dalam perundingan AS-Iran, didampingi Kepala Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir. Kehadiran mereka menandai solidaritas regional di tengah ketegangan yang masih membara.
Khamenei tewas pada akhir Februari di usia 86 tahun akibat serangan AS-Israel yang memicu perang di Timur Tengah. Jenazahnya tiba di Grand Mosalla Teheran, tempat upacara penghormatan terakhir digelar.
Rangkaian pemakaman dihadiri jutaan orang. Upacara yang semula dijadwalkan awal Maret terpaksa ditunda karena konflik bersenjata. Baru setelah Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata yang rapuh, otoritas Iran mengumumkan pelaksanaan upacara berkabung.
Menurut Ketua Panitia Ali Akbar Pourjamshidian, perwira tinggi di Garda Revolusi, rangkaian acara itu dimaksudkan untuk "memperkuat persatuan nasional". Namun, efektivitasnya masih dipertanyakan di tengah situasi politik yang belum stabil.
Artikel Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Persiapan Pemakaman Kenegaraan
Jenderal IRGC Ahmad Vahidi Muncul ke Publik Setelah Berbulan-bulan Hilang di Tengah Perang Iran
Peti Jenazah Ali Khamenei untuk Pertama Kali Ditampilkan di Depan Umum, Pelayat Menangis
Mojtaba Khamenei Batal Hadiri Pemakaman Ayahnya karena Ancaman Israel