MINI Countryman S ALL4 hadir sebagai sport activity vehicle (SAV) yang memadukan warisan desain ikonis dengan performa modern. Mobil ini menawarkan pengalaman berkendara yang khas, dengan kemampuan adaptasi di berbagai kondisi jalan berkat sistem penggerak ALL4.
Dibekali mesin 2.000 cc MINI Twin Power Turbo, Countryman S ALL4 menghasilkan tenaga 201 daya kuda dan torsi 300 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi 7-percepatan Sport Dual Clutch yang responsif. Dalam pengujian akselerasi 0-100 km/jam, mobil ini mencatat waktu 5,8 detik, sedikit lebih lambat dari klaim pabrikan namun tetap impresif.
Mode Berkendara yang Fleksibel
Terdapat tiga mode berkendara yang bisa dipilih: Efficient (Eco), Core (default), dan Go-kart (Sport). Mode Go-kart memberikan sensasi berkendara ala mobil balap kecil, dengan setelan kemudi lebih kaku, respons pedal gas lebih sensitif, dan performa mesin yang di-tuning khusus. Sementara mode Efficient mengoptimalkan kenyamanan dan efisiensi bahan bakar.
Sistem ALL4 memastikan distribusi traksi merata ke seluruh roda, sehingga mobil tetap stabil di berbagai permukaan jalan. Meski demikian, pengujian di jalan licin seperti es belum bisa dilakukan karena kondisi jalan di Indonesia yang tidak memungkinkan.
Desain yang Lebih Baru
Meski tetap mempertahankan ciri khas MINI, Countryman S ALL4 menampilkan desain yang lebih futuristik. Bagian depan, lampu utama, hingga lampu belakang terlihat lebih modern dibandingkan generasi sebelumnya. Perpaduan antara desain yang tak lekang waktu dan sentuhan kontemporer membuat mobil ini diminati banyak konsumen.
Kaki-kaki yang rigid memberikan umpan balik jalan yang jelas, namun getaran yang terasa hingga kemudi justru menjadi penanda struktur bodi yang kokoh. Kabin tetap nyaman berkat peredaman yang baik.
Artikel Terkait
COO Danantara Minta KPK Awasi Proyek Hilirisasi Cegah Korupsi
Menteri Imipas Ungkap 1.464 Kasus TBC di Lapas dan Rutan, Over Kapasitas Jadi Biang Kerok
PDIP Tak Ributkan Jokowi Injak Kepala Kerbau: Itu Bukan Lambang Kami
Cuaca Panas Landa Indonesia, BMKG Tegaskan Bukan Gelombang Panas