Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik tajam terhadap Janeese Lewis George, kandidat Partai Demokrat untuk jabatan wali kota Washington, DC. Melalui platform Truth Social, Trump menuduh George menganut paham komunis dan menilai agenda kebijakannya dapat mengancam keamanan ibu kota.
Tudingan itu disampaikan Trump menjelang pemilihan wali kota Washington, DC, yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Dalam unggahannya, ia mengklaim George mendukung sejumlah kebijakan kontroversial, seperti pengurangan populasi narapidana, perluasan kebijakan kota suaka, penolakan terhadap Immigration and Customs Enforcement (ICE), pengembalian sistem jaminan tanpa uang tunai, pengurangan pendanaan kepolisian, serta penolakan terhadap berbagai kebijakan pemberantasan kejahatan.
Menurut Trump, kebijakan-kebijakan itu berpotensi melemahkan keamanan publik dan menghapus kemajuan yang telah dicapai Washington, DC, dalam menekan angka kriminalitas. Ia menegaskan pemerintahannya tidak akan membiarkan ibu kota mengalami kemunduran.
George sebelumnya memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk pencalonan wali kota. Kemenangan itu menjadikannya kandidat unggulan untuk menggantikan Wali Kota Muriel Bowser, mengingat basis pemilih Demokrat yang kuat di Washington, DC.
Trump menyatakan berencana bertemu dengan George. Dalam pernyataannya, ia kembali menegaskan bahwa Washington, DC, telah menjadi kota yang lebih aman berkat upaya penurunan angka kejahatan dan pembaruan kawasan perkotaan.
Artikel Terkait
Logo HUT ke-81 RI Resmi Dipilih, Karya Fajar Novario dari Padang Raih Suara Terbanyak
Jepang Hadapi Ujian Berat Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Tiffany Djohan Unggul di Polling Logo HUT ke-81 RI Versi detikcom
PBB Peringati Hari Koperasi Internasional 2026 dengan Tema Perdamaian