Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka kesempatan bagi warga untuk menyusuri Sungai Ciliwung secara gratis. Program bertajuk Ciliwung River Adventure ini digelar tanpa dipungut biaya alias free, dan menjadi salah satu rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta.
"Free, free, free. Dinas Sumber Daya Air tuh hanya memfasilitasi sebenarnya," kata Sekretaris Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Nugraharyadi kepada wartawan di Creative Zone: Riverview by JXB, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas SDA dengan berbagai pihak, termasuk Khatulistiwa Response Team, Sobat Air Jakarta, dan Dinas Lingkungan Hidup melalui UPS Badan Air. Tujuan utamanya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sungai.
"Yang jelas yang pertama edukasi masyarakat. Yang pertama itu jangan pernah membuang sampah di sungai. Itu mungkin kecil, tapi itu harus kita biasakan kepada masyarakat," ujarnya.
Bagi warga yang ingin ikut serta, informasi pendaftaran tersedia melalui akun Instagram @sobatair.jkt untuk pemesanan tiket. Kegiatan ini akan berlangsung selama enam bulan, dari Mei hingga Oktober, dengan jadwal dua hari setiap bulannya.
"Sudah rutin dari mulai tahun lalu ya, dari mulai tahun lalu kita laksanakan. Kebetulan untuk tahun 2026 ini, kita melaksanakan dari bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, 6 bulan. Karena kalau November-Desember kita laksanakan itu air pasti tinggi, debit air, dan sangat berbahaya. Jadi kita cuma melaksanakan sampai 6 bulan dan setiap bulan kita laksanakan," ujarnya.
Aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Nugraharyadi memastikan pihaknya telah menyiapkan tenaga kesehatan, tim rescue, serta perlengkapan seperti rompi safety dan topi bagi peserta. Kapal pengawal juga disiagakan untuk merespons jika terjadi insiden di sungai.
"Jadi sekali lagi walaupun ini fun, dan emang kita pengennya semua fun, tapi yang paling utama itu adalah keamanan. Itu yang paling utama. Makanya kami siapkan juga ada kerjasama dengan Dinas Kesehatan di depan itu, pasukan putih, itu ada di sana juga untuk membantu kita apabila terjadi sesuatu. Kita juga ada kapal yang menjaga di sini jadi apabila terjadi sesuatu kita bisa langsung dorong kapal," ujarnya.
Lebih jauh, Nugraharyadi berharap para peserta yang telah mengikuti Ciliwung River Adventure dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan sungai. Ia menyoroti kondisi sungai-sungai di Jakarta yang masih sangat kotor.
"Yang jelas masyarakat itu saya pengennya agar kemudian masyarakat yang ikut bisa jadi agent of change. Artinya mengajak masyarakat untuk berubah ke arah yang lebih baik, khususnya bagaimana kemudian kita bisa menjaga sungai kita. Menjaga kebersihan," kata Nugraharyadi.
"Ini luar biasa sekali, mungkin di beberapa media kita lihat bagaimana sungai-sungai kita sangat kotor. Tadi juga ikut ya, sangat kotor juga. Nah itu yang kita harus jaga. Dan kita mulai dari diri kita, baru kita tularkan kepada masyarakat," tambahnya.
Artikel Terkait
Polda Metro Bongkar Aplikasi HOT51, Perputaran Uang Haram Capai Rp 559,8 Miliar
Bareskrim Ungkap Peran Empat WNI dalam Sindikat Judi Online Hayam Wuruk
Empat Destinasi Wisata Keluarga di Dataran Tinggi Kopeng, Jawa Tengah
29 Juni Peringati Hari Tropis Internasional, Soroti Tantangan dan Peluang Negara Tropis