Curah hujan yang berkurang drastis akibat kemarau membuat debit Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa menyusut. Tinggi muka air (TMA) di bendung tersebut menyentuh 0 sentimeter sejak dua hari lalu.
"Untuk ketinggian TMA di Bendung Katulampa memang sejak dua hari kemarin ketinggiannya di 0 sentimeter. Iya sampai sekarang masih bertahan di 0 sentimeter," kata petugas Bendung Katulampa, Subhan, saat dihubungi Jumat (16/7/2026).
Menyusutnya debit air mengakibatkan batu-batu besar di dasar Sungai Ciliwung terlihat jelas. Sungai yang biasanya tampak menyeramkan saat musim hujan, kini hanya menyisakan genangan-genangan kecil di bawah pondasi bendung.
"Betul, sampai kelihatan batu-batunya, ya saking menyusutnya. Kondisi TMA kan 0 sentimeter, jadi sampai dasar sungai juga kelihatan," ujar Subhan.
"Tapi memang di kondisi ini sedimentasi di dasar sungai juga jadi kelihatan. Biasanya kita gotong royong, kerja bakti sama warga, sama komunitas, itu nanti mungkin akan diadakan untuk mengangkat sedimennya, jadi kita gali," tambahnya.
Subhan mengatakan, kawasan hulu Sungai Ciliwung di Puncak Bogor tidak diguyur hujan sejak sekitar dua pekan. Kondisi ini mengakibatkan debit air yang mengalir ke Bendung Katulampa terus menyusut.
"Kondisi ini memang dampak memasuki musim kemarau. Dari bulan Juni itu hujannya memang sudah jarang-jarang, hujan juga kadang seminggu sekali, malah seminggu ini belum hujan," kata Subhan.
"Kalau di hulu tidak ada hujan sampai satu minggu, pastinya air menyusut juga yang mengalir ke bendung," lanjutnya.
Saat ini, debit air di hulu Sungai Ciliwung diprioritaskan dialirkan ke Sungai Kali Baru, yang alirannya berada di samping Bendung Katulampa. Langkah ini dilakukan agar sungai tidak kering dan ekosistem di Kali Baru tetap terjaga.
"Betul, jadi kalau kondisi seperti ini aliran air dari hulu, karena kondisinya menyusut, kita utamakan agar mengalir ke saluran irigasi. Jadi kita tetap melakukan penggelontoran air ke Kali Baru, ke saluran irigasi," kata Subhan.
"Kita ada penggelontoran air untuk menjaga ekosistem sungai di Kali Baru, jadi jangan sampai kering," imbuhnya.
Artikel Terkait
Pramono Siapkan Rp300 Miliar untuk Normalisasi Sungai Ciliwung Tahun 2026
Pemprov DKI Buka Wisata Susur Sungai Ciliwung Gratis hingga Oktober, Edukasi Warga Jaga Kebersihan