Hapoel Ber Sheva akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Crvena Zvezda pada leg kedua putaran ketiga kualifikasi Liga Champions di Stadion Rajko Mitic, Belgrade. Dengan keunggulan agregat 1-0 dari leg pertama, tim asal Israel itu dituntut menjaga konsistensi di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah.
Pengamat sepak bola Nir Klinger dan mantan pemain Itay Shechter memberikan analisis mendalam mengenai pendekatan mental serta taktis yang perlu diterapkan tim tamu. Menurut Klinger, kesiapan mental dan penguasaan emosi menjadi kunci utama untuk mempertahankan keunggulan yang sudah diraih.
"Kecil kemungkinan untuk tetap tenang jika tidak dibentuk sejak awal. Ketika saya bertandang ke markas PAOK bersama Maccabi Tel Aviv, saya membawa para pemain ke stadion jauh sebelum pertandingan dan pemanasan dimulai agar mereka bisa menyerap atmosfernya," kata Klinger.
Ia menekankan pentingnya menjaga fokus serta menghindari tindakan yang dapat memicu semangat suporter lawan. "Nanti ketika pertandingan dimulai, jangan memprovokasi atau makin membakar semangat penonton. Harus datang dengan rendah hati dan memainkan permainan yang dikuasai tim. Hapoel Ber Sheva harus menyiapkan pemain secara mental," ujarnya.
Klinger juga mengingatkan soal detail kecil yang bisa menentukan hasil akhir. "Sebagai contoh, kartu merah Matan Baltaxa adalah hal yang harus diperhatikan. Anda tidak boleh bermain dengan sepuluh orang di sana. Detail kecil akan menentukan pertandingan. Penonton mungkin terlihat jauh di televisi, tetapi atmosfernya luar biasa. Mengenai perubahan taktis, pada pertandingan sebelumnya, begitu Zlatanovic keluar, mereka mulai bermain lebih baik," tambahnya.
Sementara itu, Shechter memberikan pandangan berbeda terkait pendekatan taktis pelatih Ran Kozuch. "Saya melihatnya dari sudut pandang lain. Ran Kozuch harus turun ke lapangan dan mencari pola permainannya sendiri, membawa ketenangan dan rasa percaya diri kepada tim. Di sisi lain, perlu juga menunjukkan agresivitas dan masuk ke dalam duel pada waktu yang tepat," kata Shechter.
Ia menegaskan bahwa tim tamu tidak boleh mundur sejak awal. "Jika Anda mundur sejak awal, itu akan menjadi masalah. Mereka memiliki pemain-pemain yang sangat kuat. Hapoel Ber Sheva adalah tim berkarakter dan harus memainkan permainannya sendiri. Ini adalah duel pelatih yang besar antara Ran dan Stankovic," pungkasnya.
Artikel Terkait
Dua Kartu Kuning dalam Dua Detik, Pemain Hapoel Ber Sheva Diusir Wasit
Ribuan Suporter Crvena Zvezda Mewarnai Kota Sombatelj di Laga Kualifikasi Liga Champions
Crvena Zvezda Hadapi Hapoel Ber Sheva di Laga Kualifikasi Liga Champions