Polisi Riau Tanam Mangrove di Pulau Terluar Cegah Abrasi Jelang Hari Bhayangkara

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:20 WIB
Polisi Riau Tanam Mangrove di Pulau Terluar Cegah Abrasi Jelang Hari Bhayangkara

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Daerah Riau tidak hanya fokus pada tugas keamanan. Melalui polres dan polsek di wilayahnya, mereka menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan menanam pohon mangrove di salah satu pulau terluar provinsi itu. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret mencegah abrasi yang mengancam kawasan pesisir.

Kegiatan penanaman berlangsung di Pulau Setahun, Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Jumat (26/6/2026). Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Nanda, menggandeng pemerintah desa, warga, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau (UNRI) Pekanbaru untuk bersama-sama menanam bibit mangrove di titik-titik yang dinilai paling rawan.

Aksi ini merupakan bagian dari Program Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau. Program tersebut mengedepankan fungsi kepolisian yang berwawasan lingkungan dan aktif menjaga kelestarian alam. Kawasan pesisir Rangsang Pesisir, khususnya Pulau Setahun, dipilih karena merupakan salah satu wilayah terluar yang rentan terhadap kerusakan ekologis. Penanaman mangrove menjadi langkah awal reboisasi guna memulihkan area pesisir yang mulai mengalami penurunan kualitas.

“Pohon mangrove memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Penanaman ini adalah ikhtiar kita bersama untuk mencegah abrasi dan kerusakan alam yang lebih parah di masa depan,” ujar Aipda Nanda dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini tidak berhenti pada penanaman. Aipda Nanda juga mengisi sesi sosialisasi dan edukasi dengan mengajak mahasiswa KKN UNRI serta warga desa berdialog mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Masyarakat dan mahasiswa diajak berkomitmen untuk memonitor dan merawat bibit-bibit yang telah ditanam agar tumbuh optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan desa.

Inisiatif hijau dari Bhabinkamtibmas ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Desa Bungur dan warga sekitar. Kehadiran mahasiswa KKN UNRI turut membawa energi positif serta semangat gotong-royong yang tinggi di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus aktif menjaga lingkungan dari kerusakan. Seperti yang disampaikan Bapak Kapolda, jika kita jaga alam, maka alam jaga kita,” pungkas Nanda.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags