Putri Kusuma Wardani Targetkan Perbaiki Medali di Kejuaraan Dunia 2026

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:45 WIB
Putri Kusuma Wardani Targetkan Perbaiki Medali di Kejuaraan Dunia 2026

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, membidik target lebih tinggi pada Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 yang akan digelar di India pada 17-23 Agustus. Ia ingin melampaui pencapaian medali perunggu yang diraihnya pada edisi sebelumnya di Paris.

Pada Kejuaraan Dunia 2025 di Prancis, Putri harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Akane Yamaguchi, di babak semifinal. Ia kalah dalam pertarungan tiga gim dengan skor 17-21, 21-14, dan 6-21. Meski demikian, medali perunggu tersebut menjadi catatan sejarah bagi bulutangkis nasional karena Putri menjadi tunggal putri Indonesia pertama dalam satu dekade yang mampu menyumbangkan medali di ajang prestisius ini.

Menatap persaingan di India, persiapan khusus tengah dilakukan untuk menjaga performa. Aspek mentalitas dan konsentrasi menjadi fokus utama pembenahan demi meredam ketangguhan pemain-pemain papan atas dunia.

"Targetnya semoga bisa memperbaiki warna medali," kata Putri Kusuma Wardani di Pelatnas PBSI Cipayung.

Berdasarkan hasil undian, Putri berada di jalur yang berbeda dengan Akane Yamaguchi. Potensi bentrokan antara Putri atau wakil Indonesia lainnya, Thalita Ramadhani Wiryawan, dengan unggulan kedua asal Jepang itu baru bisa terjadi jika keduanya terus melaju hingga babak akhir.

Sementara itu, Yamaguchi mengawali perjalanannya di Kejuaraan Dunia 2026 dengan menghadapi pemain Vietnam, Nguyen Thuy Linh, pada laga pembuka. Pemenang laga ini berpotensi bertemu Wong Lin Ching atau Namie Miyahira di fase berikutnya.

Fokus persiapan Yamaguchi tertuju pada pembenahan kelincahan kaki untuk menunjang strategi kombinasi serangan agresif dan permainan reli panjang. "Tentu saja meningkatkan kecepatan," kata Akane Yamaguchi.

Evaluasi pergerakan terus dilakukan pemain asal Jepang tersebut agar taktik permainan dapat berjalan lebih optimal selama laga. "Saya kira, kombinasi permainan agresif dan rally akan sangat bagus kalau dapat menjaga kecepatan," ujar Yamaguchi.

Peningkatan aspek fisik dinilainya memberikan dampak positif terhadap kesiapan taktis di lapangan. "Kalau soal pergerakan, saya kira saya sudah membuat peningkatan," tutur Yamaguchi. Kelancaran pergerakan membuatnya bisa lebih berfokus pada eksekusi taktik tanpa terbebani masalah fisik. "Saya jadi bisa lebih memikirkan taktik tanpa berpikir soal pergerakan," kata Yamaguchi.

Ia berharap stabilitas pergerakan dan taktik tersebut dapat dipertahankan sepanjang turnamen. "Hal ini benar-benar sangat baik untuk saya," ucap Yamaguchi. Konsistensi menjadi kunci utama bagi unggulan kedua tersebut dalam mengarungi ketatnya persaingan turnamen.

"Semoga saya bisa terus menjaga hal itu," ujar Yamaguchi.

Mengenai pemetaan persaingan, Yamaguchi menilai skema undian yang dirilis cukup kompetitif dan menuntut kewaspadaan tinggi sejak babak awal. "Undian sudah dilakukan," kata Yamaguchi. Ia enggan berspekulasi lebih jauh terkait peta persaingan dan memilih mengalihkan fokus penuh pada tiap laga yang dihadapinya. "Saya kira, undian tersebut tidak terlalu mudah," ujar Yamaguchi.

Pendekatan fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain dinilai menjadi langkah terbaik untuk menghindari tekanan berlebih. "Ketimbang terlalu memikirkannya, lebih baik fokus dengan apa yang ada di depan," tutur Yamaguchi. Ia menegaskan pentingnya menjaga fokus agar strategi permainan tidak terganggu oleh kalkulasi bagan pertandingan. "Kalau tidak seperti, semuanya malah bisa runyam," kata Yamaguchi.

Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 dijadwalkan bergulir selama tujuh hari mulai 17 Agustus 2026 di India dengan menghadirkan deretan pemain unggulan dunia.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags