Pemerintah: 59 Jaringan Narkotika Dibongkar, Barang Bukti Capai 200 Ton Lebih

- Jumat, 26 Juni 2026 | 21:45 WIB
Pemerintah: 59 Jaringan Narkotika Dibongkar, Barang Bukti Capai 200 Ton Lebih

Pemerintah menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan sekadar wacana. Dalam setahun terakhir, aparat berhasil mengungkap 59 jaringan sindikat narkotika dan menyita lebih dari 200 ton narkoba dengan nilai total mencapai Rp29 triliun.

Angka itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI Purnawirawan Dudung Abdurachman, saat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional di Jakarta, Jumat. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa komitmen pemberantasan narkoba berjalan nyata di lapangan.

"Pemberantasan narkoba bukan retorika," ujar Dudung dalam sambutannya.

Pernyataan itu sekaligus menjawab keraguan publik yang kerap mempertanyakan efektivitas penegakan hukum dalam kasus narkotika. Dengan jumlah barang bukti yang mencapai ratusan ton, operasi ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Jaringan yang dibongkar tersebar di berbagai wilayah. Meski demikian, Dudung tidak merinci lebih lanjut daerah operasi maupun modus yang digunakan para sindikat. Data yang disajikan baru sebatas akumulasi nasional selama periode dua belas bulan.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan posisinya. Di tengah maraknya peredaran gelap narkoba yang kian canggih, langkah tegas dan terukur dinilai menjadi kunci utama dalam membendung ancaman narkotika.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags