Polri Tangkap Buronan Most Wanted Interpol Asal China, Dalang Jaringan Penipuan Daring di Kamboja

- Jumat, 26 Juni 2026 | 21:00 WIB
Polri Tangkap Buronan Most Wanted Interpol Asal China, Dalang Jaringan Penipuan Daring di Kamboja

Polri membekuk seorang buronan yang masuk dalam daftar paling dicari atau most wanted Interpol asal China, Zheng Rongjing, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada 25 Juni 2026. Pria itu diduga menjadi dalang di balik jaringan penipuan daring atau online scam yang beroperasi dari Kamboja.

"Subjek diketahui merupakan salah satu buronan yang masuk dalam daftar most wanted dari Interpol Beijing dengan aktivitas yang bersangkutan melakukan tindakan operasi scam di salah satu compound terbesar di Kamboja," kata Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko dalam konferensi pers, Jumat (26/6/2026).

NCB Beijing, menurut Untung, telah mengirimkan permintaan resmi untuk mencari dan menangkap Zheng Rongjing pada 5 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa buronan tersebut bukanlah pemain kecil.

"Yang bersangkutan merupakan pemain besar dari tindak pidana online scam," ujarnya.

Hasil penyelidikan dan koordinasi lintas lembaga menunjukkan bahwa Zheng memasuki Indonesia pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 23.50 WIB. Ia tiba dengan maskapai AirAsia QZ475 dan mendarat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Petugas langsung bergerak begitu ia menginjakkan kaki di terminal.

"Sesaat setelah mendarat, kemudian kami dengan dibantu rekan-rekan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, rekan-rekan dari Ditjen Imigrasi, melakukan penangkapan dan mengamankan yang bersangkutan. Penangkapan ini merupakan kolaborasi dan kerja sama dengan pihak Imigrasi. Selanjutnya, subjek kami amankan di Polda Metro Jaya," ujar Untung.

Usai penangkapan, polisi mendalami motif kedatangan Zheng ke Indonesia. Kehadiran seorang tokoh kunci dalam jaringan scam lintas negara dinilai bukan tanpa tujuan.

"Tentunya kalau seorang pemain besar dari online scam datang ke Indonesia, di sini tentunya sudah ada yang siap untuk menampung, di sini tentunya sudah siap infrastrukturnya," ucap Untung.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags