Polri Bongkar Jaringan Judi Online di Jakarta Barat, Raup Keuntungan Rp 1,69 Triliun

- Jumat, 26 Juni 2026 | 19:40 WIB
Polri Bongkar Jaringan Judi Online di Jakarta Barat, Raup Keuntungan Rp 1,69 Triliun

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri membongkar jaringan judi online yang beroperasi di Gedung Hayam Wuruk Tower, Jakarta Barat. Dari hasil analisis forensik digital, sindikat ini tercatat meraup keuntungan hingga Rp 1,6 triliun.

Angka tersebut diperoleh dari data statistik deposit para pemain yang tersimpan dalam dokumen digital milik tersangka. Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra mengungkapkan, berdasarkan catatan di salah satu platform yang dikelola sindikat, total deposit mencapai Rp 13,9 triliun. Dari jumlah itu, profit yang sudah tercatat mencapai Rp 1,69 triliun.

"Berdasarkan data statistik di salah satu platform milik tersangka, didapatkan catatan deposit mencapai Rp 13,9 triliun dengan profit yang sudah tercatat ataupun yang didapatkan mencapai Rp 1,69 triliun," kata Wira dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).

Dalam penggerebekan itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa laptop, komputer, dan Macbook. Tim Puslabfor Bareskrim Polri kemudian menemukan dokumen Google Sheet yang merangkum seluruh aktivitas keuangan sindikat tersebut.

"Data Google Sheet tersebut menggambarkan putaran aliran dana hasil perjudian. Untuk deposit ataupun memasang taruhan, mereka menggunakan rekening bank luar negeri," ungkap Wira.

Meski para tersangka menggunakan rekening luar negeri, polisi tetap menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melacak aliran dana haram itu lebih jauh. "Kami akan tetap melakukan pendalaman menggandeng bersama PPATK, kami akan berikan datanya untuk dilakukan analisis, untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut," tegas Wira.

Dari lokasi penggerebekan, total 321 warga negara asing diamankan. Setelah pemeriksaan intensif, sebanyak 287 orang di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Rinciannya sebagai berikut:

- Vietnam: 185 orang - China: 76 orang - Myanmar: 15 orang - Thailand: 6 orang - Laos: 3 orang - Malaysia: 2 orang

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags