Cristiano Ronaldo menjawab kritik dengan cara yang tak terbantahkan. Kapten Timnas Portugal itu mencetak dua gol dan menorehkan rekor bersejarah saat negaranya menghancurkan Uzbekistan 5-0 pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, Rabu (24/6) dini hari WIB. Dua gol yang disarangkan Ronaldo tidak hanya mengamankan kemenangan perdana Portugal di turnamen ini, tetapi juga mengukuhkannya sebagai pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.
Sebelum pertandingan, Ronaldo menjadi sasaran kritik tajam setelah tampil kurang maksimal saat Portugal ditahan imbang 1-1 oleh DR Kongo pada laga pembuka. Sorotan semakin runcing karena rival abadinya, Lionel Messi, telah mencuri perhatian dengan lima gol bersama Argentina di fase awal turnamen. Namun pelatih Portugal, Roberto Martinez, tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Ronaldo sebagai starter. Keputusan itu langsung terbayar lunas ketika sang megabintang membuka keunggulan pada menit keenam. Memanfaatkan umpan silang mendatar Joao Cancelo, Ronaldo menaklukkan kiper Uzbekistan, Abduvokhid Nematov, dan membawa Portugal unggul 1-0.
Gol pembuka itu sekaligus mencatatkan sejarah baru. Pemain berusia 41 tahun itu resmi menjadi pesepak bola pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda: 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Rekor ini semakin mempertegas status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.
Portugal kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui tendangan bebas Nuno Mendes pada menit ke-17. Menjelang turun minum, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan terobosan Bruno Fernandes, penyerang Al Nassr itu dengan tenang menuntaskan peluang untuk membawa Portugal unggul 3-0.
Brace ke gawang Uzbekistan membuat Ronaldo kini mengoleksi sepuluh gol sepanjang penampilannya di putaran final Piala Dunia. Jumlah itu melampaui legenda Portugal, Eusebio, sebagai pencetak gol terbanyak Portugal dalam sejarah Piala Dunia. Tak hanya itu, pada usia 41 tahun 138 hari, Ronaldo menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia. Ia hanya berada di belakang legenda Kamerun Roger Milla yang mencetak gol pada usia 42 tahun di Piala Dunia 1994.
Portugal menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan yang dilatih Fabio Cannavaro. Meski Uzbekistan hanya menempati peringkat ke-58 FIFA, kemenangan besar ini menjadi sinyal kuat bahwa Portugal mulai menemukan performa terbaiknya di Piala Dunia 2026. Penampilan impresif Ronaldo juga menjadi jawaban atas berbagai keraguan yang sempat mengiringi kehadirannya di turnamen ini. Di usia yang telah menginjak 41 tahun, sang kapten masih mampu menjadi pembeda dan menjaga peluang Portugal melangkah jauh dalam perburuan gelar juara dunia.
Artikel Terkait
Pilot F-15 AS Sebut Lihat Formasi Drone Iran Mirip Ubur-Ubur Sebelum Ditembak Jatuh
Tim Gegana Evakuasi Bom Mortir Peninggalan Perang Dunia II di Jayapura
Aturan Ganjil Genap Jakarta Berlaku Kembali Hari Ini, Hanya Pelat Ganjil yang Boleh Melintas
Polisi Tangkap Otak Pengeroyokan dan Perampasan Motor Korban Kencan di Kalideres