Kebakaran besar melanda pabrik sandal jepit milik PT Murni Karetindo Lestari yang dikenal dengan merek King Stone di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, hingga memicu operasi pemadaman besar-besaran yang berlangsung sejak Minggu malam. Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan api sekaligus mengantisipasi potensi perambatan ke permukiman warga yang berada tepat di belakang lokasi pabrik.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, menyatakan bahwa prioritas utama petugas adalah menyemprot bagian belakang pabrik yang berbatasan langsung dengan rumah-rumah penduduk. Upaya ini dilakukan untuk mencegah api meluas ke area pemukiman yang padat.
“Ini (bagian belakang) adalah titik terparah saat terjadi kebakaran semalam di bagian belakang pabrik yang dekat dengan permukiman warga. Alhamdulillah, sampai saat ini permukiman warga aman terkendali,” ujar Mahdiar, Senin (22/6/2026).
Sementara itu, proses pendinginan terus dilakukan di area tumpukan material yang terbakar guna mengantisipasi kemungkinan api kembali menyala. “Untuk mencegah api kembali menyala,” katanya menegaskan.
BPBD Kota Tangerang mengerahkan kekuatan masif dengan menurunkan 19 unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) ke lokasi kejadian. Total personel gabungan yang terlibat dalam operasi pemadaman ini mencapai 133 orang.
Kebakaran dilaporkan pertama kali melanda pabrik sandal di Jalan Melati Raya, Tanah Tinggi, pada Minggu (21/6) malam. Proses pemadaman dimulai sejak pukul 22.45 WIB dan terus berlangsung hingga keesokan harinya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia, mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi petugas di lapangan. Menurutnya, karakteristik material yang terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama dari biasanya.
“Ada tiga lokal area terbakar yang di dalamnya berisi sandal barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, aneka cairan kimia penunjang produksi. Dengan karakteristik bahan tersebut memerlukan waktu yang lebih lama dalam proses pemadaman,” jelas Andia.
Artikel Terkait
Jembatan Gantung Akses Sementara di Gunungputri Longsor Tergerus Hujan Deras
BNN Luncurkan Tema dan Logo HANI 2026, Serukan Perlindungan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
GCP Serukan Konsolidasi Nasional untuk Kawal Pemerintahan Prabowo
Prabowo Kirim Bunga Anggrek Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi