Psikologi Ungkap Alasan Ilmiah di Balik Kebiasaan Seseorang yang Sering Datang Terlambat

- Senin, 22 Juni 2026 | 07:30 WIB
Psikologi Ungkap Alasan Ilmiah di Balik Kebiasaan Seseorang yang Sering Datang Terlambat

Pernahkah Anda berjumpa dengan seseorang yang nyaris selalu datang terlambat, baik untuk pertemuan santai bersama teman, rapat kantor, hingga janji yang telah diagendakan jauh-jauh hari? Mereka tampak konsisten kesulitan untuk tiba tepat waktu di berbagai kesempatan.

Fenomena ini kerap dipandang sebelah mata sebagai sekadar kebiasaan buruk atau cerminan rendahnya disiplin diri. Namun, jika ditelisik lebih dalam, psikologi menawarkan perspektif yang jauh lebih kompleks. Dalam sejumlah kasus, kebiasaan datang terlambat ternyata tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan cara seseorang mempersepsikan waktu, bagaimana ia mengelola aktivitas harian, hingga karakteristik kepribadian yang melekat pada dirinya.

Menurut kajian psikologi, persepsi terhadap waktu dapat sangat bervariasi antarindividu. Karena itu, seseorang yang kerap terlambat belum tentu bermaksud meremehkan atau tidak menghormati orang lain. Sebaliknya, mereka sering kali memiliki pola pikir dan sifat tertentu yang membuatnya sulit memperkirakan durasi secara akurat.

Lantas, seperti apa ciri-ciri kepribadian yang umum ditemukan pada mereka yang selalu telat? Berikut uraiannya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar