Geely EX2 dan Vinfast VF 5 Kalahkan BYD Atto 1, Denza D9 Kuasai Segmen MPV Listrik April 2026

- Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB
Geely EX2 dan Vinfast VF 5 Kalahkan BYD Atto 1, Denza D9 Kuasai Segmen MPV Listrik April 2026

Penjualan mobil listrik di Indonesia pada segmen small hatchback dan large MPV sepanjang April 2026 menunjukkan dinamika baru, dengan Geely EX2 dan Vinfast VF 5 berhasil mengungguli pesaing beratnya, BYD Atto 1. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Kamis (4/6/2026) menempatkan Geely EX2 sebagai penguasa mutlak pasar mobil listrik ringkas. Pabrikan asal China itu mencatatkan angka penjualan fantastis mencapai 1.421 unit pada bulan keempat tahun ini.

Di posisi kedua, pabrikan asal Vietnam, Vinfast, menunjukkan taringnya melalui model Vinfast VF 5 atau Herio Green. Model ini sukses membukukan penjualan sebanyak 378 unit. Pencapaian impresif kedua merek tersebut secara mengejutkan mengalahkan BYD Atto 1 yang hanya mampu mendistribusikan sebanyak 108 unit. Angka itu bahkan berada di bawah capaian Wuling Binguo EV yang mengamankan penjualan sebanyak 141 unit, sementara Citroën C-3 berada di posisi buncit segmen ini dengan raihan 52 unit.

Sementara itu, di segmen kendaraan keluarga premium atau large MPV, Denza D9 tampil mendominasi pasar tanpa perlawanan berarti. Kendaraan mewah ini sukses mencatatkan penjualan wholesales sebesar 1.032 unit. Posisi berikutnya di kelas MPV bongsor diisi oleh Xpeng X9 yang mengantongi penjualan 217 unit. Merek Maxus mengamankan dua tempat melalui model Mifa 9 sebanyak 39 unit dan Mifa 7 sebanyak 5 unit. Pabrikan asal Eropa, Volkswagen, harus puas di posisi papan bawah dengan model VW ID.Buzz yang hanya terjual sebanyak 10 unit.

Secara keseluruhan, laporan Gaikindo April 2026 memotret pergeseran selera pasar yang kian kompetitif. Kehadiran model-model baru dengan harga bersaing dari Geely dan Vinfast terbukti efektif menggoyang dominasi para pemain lama di industri kendaraan listrik tanah air.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar