Sebanyak 56 ekor sapi kurban didistribusikan Pemerintah Kota Tanjungpinang kepada masyarakat dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Hewan kurban tersebut berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah serta sejumlah lembaga perbankan yang beroperasi di wilayah itu.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengungkapkan bahwa dari total tersebut, 48 ekor merupakan sumbangan dari ASN di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Sisanya, delapan ekor, berasal dari institusi perbankan. Pernyataan itu disampaikan Lis usai menghadiri acara pemotongan sapi kurban Presiden RI di Masjid At-Taubah, Kota Tanjungpinang, pada Rabu, 27 Mei 2026.
Seluruh hewan kurban disalurkan melalui masjid dan musala yang tersebar di berbagai titik kota. Menurut Lis, prioritas distribusi diberikan kepada lingkungan sekitar tempat ibadah yang banyak dihuni warga yang sangat membutuhkan daging kurban.
Meskipun demikian, Lis mengakui bahwa masih ada sejumlah permohonan hewan kurban dari masyarakat yang belum dapat terpenuhi seluruhnya pada tahun ini. Pihaknya berjanji akan mengupayakan pemenuhan kebutuhan tersebut pada tahun-tahun mendatang.
Untuk menjawab tantangan itu, Pemkot Tanjungpinang berencana menerapkan sistem tabungan kurban Iduladha secara bulanan bagi para ASN mulai tahun depan. Lis menjelaskan bahwa skema ini bersifat sukarela dengan besaran iuran berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.
“Ini tentu dilakukan atas dasar keikhlasan bagi siapa pun ASN yang berminat. Harapannya, pada Iduladha mendatang kebutuhan hewan kurban dapat lebih terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Dengan adanya skema tabungan tersebut, Lis berharap masjid-masjid yang mengajukan permintaan hewan kurban pada tahun ini dapat difasilitasi oleh Pemkot Tanjungpinang di masa yang akan datang. “Insyaallah, tahun depan bantuan hewan kurban akan tersebar di 18 kelurahan dengan pola distribusi yang lebih merata dan beragam,” kata Lis.
Artikel Terkait
Idul Adha 2026 di Banjarnegara: 339 Kambing Dominasi Kurban, Geser Tren Sapi
Banjir Landa Lima Desa di Gorontalo Utara, Kawasan Adat Didingga Paling Parah
Din Syamsuddin dalam Khutbah Idul Adha: Jangan Biarkan Perbedaan Politik dan Organisasi Pecah Belah Umat
Pemuda Disabilitas di Bekasi Utara Viral Usai Nekat Memulung Demi Beli Kambing Kurban