Hasil TKA 2026: SD Swasta Unggul, SMP Negeri Lebih Baik Meski Tipis

- Selasa, 26 Mei 2026 | 12:45 WIB
Hasil TKA 2026: SD Swasta Unggul, SMP Negeri Lebih Baik Meski Tipis

Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi diumumkan pada Selasa, 26 Mei 2026, tepat pukul 13.00 WIB. Ujian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini hanya mengukur kemampuan siswa pada dua mata pelajaran pokok, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, Toni, menyatakan bahwa pengumuman dilakukan secara serempak di seluruh Indonesia. "Hasilnya keluar hari ini secara serempak di pukul 13.00," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta.

Data yang dirilis menunjukkan perbandingan hasil rata-rata antara sekolah negeri dan swasta. Untuk jenjang SD, sekolah swasta unggul di kedua mata pelajaran. Rata-rata nilai Bahasa Indonesia di sekolah swasta mencapai 62,85, sedangkan di sekolah negeri hanya 59,17. Pada mata pelajaran Matematika, sekolah swasta juga mencatat angka lebih tinggi, yaitu 46,10 berbanding 42,45 milik sekolah negeri.

Situasi berbeda terjadi pada jenjang SMP. Di tingkat ini, sekolah negeri justru mencatat hasil lebih baik meskipun dengan selisih yang tipis. Rata-rata nilai Bahasa Indonesia di sekolah negeri adalah 61,23, sedikit di atas sekolah swasta yang meraih 59,05. Pada pelajaran Matematika, sekolah negeri memperoleh rata-rata 40,65, sementara sekolah swasta berada di angka 39,87.

"Kalau kita bicara tentang SMP, negeri dan swasta memang negeri ini lebih baik tapi bedanya tuh tipis. Tapi di SD, justru sebaliknya," jelas Toni saat memaparkan hasil tersebut.

Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan bahwa hasil TKA tidak bisa langsung diakses oleh siswa pada saat pengumuman. Pada pukul 13.00, hanya dinas pendidikan dan kantor wilayah yang memperoleh akses pertama melalui laman resmi. Hasil yang diterima masih bersifat kolektif dalam satu borang yang mencakup seluruh nama siswa di setiap sekolah beserta nilai dan capaiannya.

"Hasilnya masih satu borang lengkap, nama semua murid di sekolah itu, berapa nilai, berapa capaiannya," kata Rahmawati.

Ia menambahkan, sekolah akan mendapatkan akses data dari dinas pendidikan untuk kemudian memverifikasi kebenaran informasi sebelum disampaikan kepada murid. Proses verifikasi ini menjadi penentu seberapa cepat siswa bisa menerima hasil TKA mereka masing-masing.

"Jadi kalau pertanyaannya berapa lama murid bisa mendapatkan SH TKA? Tergantung dari proses verifikasi yang dilakukan satuan pendidikan, apakah cepat ataukah lambat," terangnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar