Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memastikan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Sumatra telah kembali beroperasi normal setelah mengalami gangguan. Saat ini, suplai daya sebesar 5.579 megawatt (MW) berhasil dialirkan kembali untuk menopang 1.770 jaringan distribusi yang melayani pelanggan terdampak di berbagai daerah.
“Kami langsung mengawal proses penormalan di lapangan, dan saat ini sistem kelistrikan Sumatra sudah normal kembali. PLN terus melanjutkan proses penyalaan listrik hingga ke seluruh pelanggan,” ujar Darmawan setelah memimpin langsung pemulihan dari Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) di Pekanbaru, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam proses pemulihan ini, PLN memprioritaskan pemantauan pasokan listrik pada fasilitas layanan publik, seperti rumah sakit, bandar udara, dan pusat pelayanan masyarakat. Langkah tersebut diambil agar aktivitas di sektor-sektor vital tetap berjalan tanpa hambatan selama masa pemulihan transmisi berlangsung.
Darmawan menegaskan bahwa seluruh parameter kelistrikan di sistem Sumatra kini berada dalam kondisi stabil dan beroperasi secara optimal. PLN terus melakukan pengontrolan kondisi sistem secara real time melalui UIP3BS yang berfungsi sebagai pusat kendali operasional kelistrikan Sumatra.
“Kami terus melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap seluruh parameter operasional sistem. Dengan pemantauan yang berlangsung secara real-time, setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons sehingga kondisi sistem tetap terjaga aman, stabil, dan optimal dalam melayani kebutuhan listrik masyarakat,” ungkap Darmawan.
Dalam kesempatan yang sama, Darmawan didampingi oleh Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra, serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar. Mereka turut meninjau langsung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan.
Sementara itu, dari lokasi berbeda, Direktur Distribusi PLN Arsyadany Akmala Putri memimpin koordinasi pemulihan di Unit Pelaksana Pengatur Beban Sumatra Bagian Selatan (UP2B Sumbagsel) di Palembang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemulihan di wilayah selatan berjalan secara terukur dan aman.
Artikel Terkait
MDI Ventures Rilis White Paper Strategi Integrasi Modal Ventura, AI, dan Infrastruktur Digital untuk Dorong Ekonomi Inklusif
Bromo Ditutup Total untuk Wisatawan saat Ritual Yadnya Kasada 2026
BPIP Terbitkan Pedoman Resmi Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Upacara Wajib Tatap Muka
Fraksi Gerindra Apresiasi Diplomasi Pemerintah yang Berhasil Pulangkan 9 WNI Relawan dari Tahanan Israel