Polisi berhasil membongkar praktik peredaran obat keras tertentu (OKT) secara ilegal yang berlangsung di sebuah lapak beratap plastik di kawasan Pasar Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor. Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 3.400 butir obat ilegal dari berbagai merek yang diduga akan diedarkan tanpa izin resmi.
Kapolsek Ciomas, AKP Hendra Kurnia, mengungkapkan bahwa dari total barang bukti yang disita, sebanyak 3.300 butir merupakan obat golongan daftar G. "Jumlah total obat daftar G yang diamankan sebanyak 3.300 butir," ujarnya kepada wartawan pada Selasa (19/5/2026). Ribuan obat keras ilegal itu terdiri atas 1.530 butir Tramadol dan 1.770 butir Hexymer. Selain itu, polisi juga menyita uang tunai senilai ratusan ribu rupiah yang diduga merupakan hasil penjualan obat-obatan terlarang tersebut.
Kasus ini terungkap pada Minggu (17/5) setelah petugas melakukan pemantauan di lokasi. Namun, proses pengungkapan tidak berjalan mulus. Hendra menjelaskan bahwa pengedar sempat melawan petugas dan berusaha merebut ponsel milik salah satu anggota yang tengah mendokumentasikan aktivitas mencurigakan di lapak tersebut.
"AKP Arief Sarkoni (Kanit Lantas Polsek Ciomas) melakukan pemantauan di lantai 2 Pasar Laladon dan melakukan pengambilan video aktivitas tersebut, tetapi diketahui oleh salah satu dari mereka," jelas Hendra. Peristiwa itu kemudian memicu ketegangan. "Akhirnya AKP Arif dihampiri oleh beberapa orang ke lantai 2 dan kedua orang itu berusaha merebut HP AKP Arif dan terjadi pergumulan, namun HP tidak berhasil direbut," sambungnya.
Setelah gagal merebut ponsel milik polisi, kedua pelaku segera melarikan diri menuju arah sungai dan berhasil lolos dari kejaran petugas. Dari lokasi kejadian, polisi hanya menemukan dan mengamankan ribuan obat ilegal yang ditinggalkan di dalam lapak. "Saat dihampiri, kedua pemuda yang diduga penjual obat tersebut kabur, lari ke arah sungai," ujar Hendra. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang melarikan diri.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Empat Pengedar Sabu di Perkebunan Sawit Rokan Hilir, Sita Ratusan Butir Peluru
MPR Gelar Sarasehan Nasional Obligasi Daerah untuk Dorong Kemandirian Fiskal dan Investasi Publik
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Hari Kebangkitan Nasional: Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Ringan hingga Petir
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan saat Hari Kebangkitan Nasional