Polda Riau Panen 117,3 Ton Jagung dari Lahan 58,65 Hektare Dukung Swasembada Pangan Nasional

- Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:20 WIB
Polda Riau Panen 117,3 Ton Jagung dari Lahan 58,65 Hektare Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kepolisian Daerah Riau menegaskan komitmennya dalam mengawal program swasembada pangan nasional dengan membukukan hasil panen jagung sebanyak 117,3 ton pada Kuartal II tahun 2026. Capaian tersebut diperoleh dari total lahan seluas 58,65 hektare yang dikelola oleh Polda Riau bersama jajaran polres di wilayah setempat.

Kegiatan panen raya jagung ini digelar secara serentak di berbagai daerah dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Acara utama berlangsung di Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026), sementara Polda Riau mengikuti rangkaian kegiatan secara daring dari Kota Pekanbaru.

Rangkaian acara tidak hanya berfokus pada proses panen, melainkan juga diisi dengan sejumlah agenda simbolis. Di antaranya penyerahan hasil penjualan jagung kepada Perum Bulog Riau-Kepri, pemberian penghargaan kepada pemilik lahan, penyaluran bantuan sosial bagi kelompok tani, serta panen simbolis serentak yang terhubung dengan Presiden. Selain itu, peserta juga meninjau booth pupuk cair milik THH Polda Riau.

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, yang mewakili Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan bahwa peran Polri tidak terbatas pada aspek keamanan semata. Menurutnya, institusi kepolisian juga menjadi penggerak dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Polri hadir untuk mendampingi petani, memastikan stabilitas harga, serta mendukung distribusi hasil panen guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Brigjen Hengki dalam sambutannya.

Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025, Polda Riau bersama kelompok petani binaan telah menanam jagung di lahan seluas 1.690,37 hektare dari total potensi lahan yang mencapai 7.355,29 hektare. Pada tahun ini, Polda Riau menargetkan optimalisasi seluruh potensi lahan tersebut melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia, dan masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang tengah didorong adalah pengembangan pola tumpang sari di lahan perkebunan sawit seluas 2.000 hektare. Metode ini dinilai mampu memperluas area tanam produktif tanpa harus membuka lahan baru.

Dalam panen raya kali ini, lahan seluas 3,8 hektare milik Bapak Kahar yang merupakan binaan Polresta Pekanbaru diperkirakan menghasilkan 26,6 ton jagung pipil. Secara keseluruhan, Polda Riau dan jajaran melaksanakan panen di lahan seluas 58,65 hektare dengan estimasi hasil mencapai 117,30 ton jagung.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang memetik hasil panen, tetapi bentuk nyata komitmen Polri mendampingi petani dan menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari keamanan nasional,” kata Brigjen Hengki.

Pada kesempatan yang sama, ia memberikan apresiasi kepada pemilik lahan dan kelompok tani yang dinilai konsisten mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sinergi yang terjalin selama ini membuktikan bahwa berbagai pihak mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di tengah dinamika global.

“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kami yakin Riau mampu menjadi lumbung pangan yang memberi kontribusi besar bagi Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar