Seorang pria yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai penjaga keamanan pasar dan terminal di Gayo Lues, Aceh, akhirnya mewujudkan mimpi untuk menunaikan ibadah haji di usia 58 tahun. Iskandar, yang akrab disapa Agon, kini tercatat sebagai bagian dari kelompok terbang (kloter) 8 asal Gayo Lues Embarkasi Aceh. Perjalanan spiritualnya menjadi sorotan bukan karena kemewahan, melainkan karena transformasi hidup yang ia lalui dari kerasnya kehidupan jalanan menuju panggilan ke Baitullah.
Titik balik kehidupan Agon bermula dari sebuah peristiwa yang mengharu biru. Sang putra tercinta, yang saat itu masih berusia 12 tahun dan dikenal sebagai santri Tahfiz Al-Quran, meninggal dunia. Sebelum wafat, anak tersebut meninggalkan pesan terakhir yang mengubah arah hidup Agon. Sang anak berpesan agar ayahnya mulai menabung untuk menunaikan ibadah haji.
"Di situlah saya terpanggil untuk menunaikan ibadah haji walaupun bagaimana caranya, karena anak saya pernah berpesan 'kalau ayah punya duit usahakan menabung'," ujar Agon, Kamis (14/5/2026).
Meski tidak memiliki penghasilan tetap dan hanya mengandalkan kerja serabutan, Agon tidak patah arang. Ia memilih jalan beternak sapi sebagai cara mengumpulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih). Pola yang ia lakukan sederhana namun penuh ketekunan: membeli bibit anak sapi, membesarkannya dengan sabar, lalu menjualnya kembali untuk disisihkan ke tabungan haji.
Baginya, berangkat haji bukanlah hak eksklusif orang kaya. "Kita harus yakin dan percaya, rezeki itu Tuhan yang menentukan. Bukan harus rumah besar atau mobil banyak. Kalau Allah memanggil kita, kita akan tetap terpanggil," tegasnya.
Kini, di usianya yang ke-58, mimpi Agon untuk menjadi 'tamu Allah' akhirnya terwujud. Menutup kisahnya, ia berpesan kepada generasi muda agar tidak mudah menyerah pada keadaan dan terus bekerja keras demi impian mulia. Perjalanan Agon membuktikan bahwa keteguhan hati dan niat yang tulus mampu mengubah takdir seseorang, dari seorang penjaga keamanan pasar menjadi calon haji yang siap berangkat ke Tanah Suci.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Bandung Jumat 15 Mei 2026: Imsak Pukul 04.23, Subuh 04.33 WIB
22.381 Sumur Minyak Warga di Musi Banyuasin Dialihkan ke Tiga Badan Usaha
Bank BSN Siap Salurkan KUR Perumahan Rp500 Miliar, Targetkan 73.700 Unit KPR Subsidi di 2026
Kemenhaj Pastikan Kesiapan Armuzna Capai 90 Persen Jelang Puncak Haji 2026