Bank BSN Siap Salurkan KUR Perumahan Rp500 Miliar, Targetkan 73.700 Unit KPR Subsidi di 2026

- Jumat, 15 Mei 2026 | 04:15 WIB
Bank BSN Siap Salurkan KUR Perumahan Rp500 Miliar, Targetkan 73.700 Unit KPR Subsidi di 2026

PT Bank Syariah Nasional (BSN), entitas hasil pemisahan unit syariah PT Bank Tabungan Negara Tbk., segera merealisasikan penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat atau KUR Perumahan pada tahun ini. Langkah tersebut diambil untuk mengejar target akhir tahun sekaligus mendukung program strategis pemerintah di sektor perumahan.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menyatakan bahwa perseroan mendorong penyaluran pembiayaan senilai Rp500 miliar. Proses KUR Perumahan ini akan dijalankan sepenuhnya oleh Bank BSN dengan persiapan yang sudah matang dan diproyeksikan mulai berjalan paling lama dua bulan ke depan setelah mendapat dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan.

"Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan," ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Selain itu, Bank BSN juga bersiap masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi sesuai aturan terbaru. Proyek mercusuar yang akan digarap adalah rencana pengembangan Kota Baru di Kabupaten Tangerang menggunakan lahan dari Kementerian Hukum seluas tiga hingga empat hektare. Kawasan tersebut nantinya akan menjadi contoh kawasan terpadu yang mencakup fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, hingga olahraga bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah tanggung.

Sementara itu, BSN mencatatkan performa penyaluran KPR Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan sebanyak 16.523 unit per April 2026. Realisasi tersebut setara dengan total plafon pembiayaan senilai Rp2,7 triliun yang tersebar di seluruh Indonesia. Alex mengatakan kinerja kuat pada periode tersebut didorong oleh program perumahan rakyat.

Sebelumnya pada 2025, realisasi KPR subsidi mencapai 59.463 unit. Tahun ini, BSN menargetkan penyaluran sebanyak 73.700 unit. "Kami akan meningkatkan realisasi kinerja KPR Subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah setiap tahunnya untuk mendukung Program 3 Juta Rumah," ujarnya.

Lebih lanjut, pencapaian Bank BSN hingga akhir April 2026 menempatkan perseroan pada posisi kedua secara nasional dengan pangsa pasar perumahan KPR Subsidi sebesar 23,4 persen. Adapun di segmen perbankan syariah, Bank BSN menempati posisi pertama dan menguasai pangsa pasar KPR Subsidi Syariah mencapai 84 persen atau setara 16.523 unit.

"Kami menargetkan penyaluran KPR Subsidi skema FLPP sebanyak 73.700 unit di tahun 2026 ini melalui berbagai inovasi layanan digital dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem properti," imbuh Alex.

Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengatakan sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, saat ini tengah dilakukan simulasi opsi tenor panjang hingga 40 tahun. Opsi ini ditujukan terutama bagi pekerja muda seperti PNS, TNI, dan Polri yang baru memulai karier. Sosialisasi ke sektor perbankan terkait skema ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar