Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan tarif bus TransJabodetabek (TransJ) untuk rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) sebesar Rp 15 ribu. Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Wahyu Dewanto, meyakini masyarakat dapat menerima besaran tarif tersebut.
Menurut Wahyu, angka Rp 15 ribu sudah memperhitungkan berbagai faktor, terutama kebutuhan penumpang yang hendak menuju atau meninggalkan Bandara Soetta. Ia bahkan menilai tarif ini sebagai yang terendah di antara semua moda angkutan umum yang melayani rute serupa, menjadikannya pilihan paling ekonomis meski rutenya telah ditentukan dan pilihannya terbatas.
"Nilainya pun bisa dibilang yang terendah dari semua layanan angkutan umum yang ada sehingga merupakan pilihan yang paling ekonomis, walaupun memang rutenya telah ditentukan dan pilihannya terbatas," ujarnya kepada wartawan.
Wahyu juga menyoroti pentingnya fasilitas penunjang, khususnya penunjuk arah atau signage yang jelas di area Bandara Soetta maupun Terminal Blok M. Dengan petunjuk yang memadai, ia optimistis tarif Rp 15 ribu akan diterima dengan baik oleh masyarakat.
"Setelah berjalan dan dikenal publik, terlebih dengan petunjuk-petunjuk yang jelas di bandara (Soetta) maupun Blok M, saya kira warga akan sangat menikmati dan menerima tarif sebesar itu," pungkasnya.
Artikel Terkait
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas Batangan Senilai Rp60 Miliar ke Hong Kong
Pilot Malaysia yang Ditangkap di Soetta Ternyata Selundupkan Narkoba Sejak 2024
Dewi Soekarno Tiba di Jakarta Jelang HUT RI, Terkesan dengan Megahnya Bandara Soekarno-Hatta
Airbus A380 Emirates Mendarat di Soekarno-Hatta, Jemput AC Milan