Indonesia All Stars harus mengakui keunggulan Aston Villa dengan skor 1-3 dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu malam. Meski kalah, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya yang tampil lepas dan percaya diri menghadapi juara Liga Europa tersebut.
Tiga gol Aston Villa dicetak oleh Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo. Sementara satu gol balasan Indonesia lahir dari Arkhan Kaka yang memanfaatkan bola rebound sepakan Reno Salampessy. Gol itu menjadi momen berharga bagi Kaka yang baru berusia 18 tahun dan tampil tanpa rasa gugup di laga bergengsi tersebut.
"Sesuai dengan apa yang kita rencanakan dari awal, bahwa attitude para pemain sungguh luar biasa, mereka tidak under pressure, kemudian percaya diri. Itu yang paling penting," ujar Kurniawan usai laga.
Mantan pelatih tim nasional U17 itu juga menyoroti kerja sama tim yang meski hanya berlatih sehari, berhasil membatasi pergerakan Alejandro Garnacho, pemain pinjaman dari Chelsea yang pernah membela Manchester United. "Karena memang kita cuma latihan sehari, persiapannya juga hanya secara garis besar. Kita mau bermain as a team, gitu aja," tambahnya.
Di balik kepuasan itu, ada satu hal yang disesalkan Kurniawan: cedera yang dialami Jordy Werhmann. Pemain tersebut kemungkinan absen di awal musim kompetisi liga yang dimulai awal September. "Belum ada kepastian, tapi kayaknya dislokasi ya. Sini, di bahu ini. Gitu ya. Mudah-mudahan nggak kenapa-napa," ucap Kurniawan sambil menyampaikan permohonan maaf kepada klub Madura United tempat Jordy bernaung.
Artikel Terkait
Aston Villa Taklukkan Indonesia All Stars 3-1 di SUGBK
Aston Villa Taklukkan Indonesia All Stars 3-1 di GBK
Polisi Siaga Amankan Laga Indonesia All Stars vs Aston Villa di GBK
1.105 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Aston Villa di SUGBK